Real Madrid akan secara resmi menyambut bintang muda Argentina, Franco Mastantuono, minggu depan, tetapi perbandingan dengan bintang remaja Barcelona, Lamine Yamal telah dibantah keras oleh mereka yang paling mengenalnya.
Gabriel Orlando Rodríguez, direktur muda River Plate, menegaskan bahwa Mastantuono adalah profil pemain yang sama sekali berbeda, dan menyamakannya dengan mantan playmaker Madrid, James Rodríguez.
Rodríguez menekankan bahwa meskipun Mastantuono dan Yamal seusia, gaya bermain mereka sangat berbeda. “Mereka seusia, tetapi saya melihat gaya bermain mereka jauh lebih mirip dengan James Rodríguez atau Marcelo Gallardo,” jelasnya, seraya menambahkan bahwa pemain berusia 17 tahun itu tidak memiliki daya ledak alami seperti pemain sayap Barcelona.
Dia pesepakbola yang berpikir, mengamati lapangan, menganalisis pilihan, dan membuat tim lebih baik. Kaki kirinya, visinya, dan umpan-umpannya luar biasa.
Antusiasme seputar Mastantuono telah meningkat selama berbulan-bulan. Dianggap luas sebagai salah satu talenta muda berbakat di Amerika Selatan, gelandang serang ini memastikan kepindahannya ke Los Blancos sebelum tampil di Piala Dunia Antarklub FIFA bersama River Plate.
Performanya bersama raksasa Argentina telah memberinya reputasi sebagai prospek generasi. Terlepas dari gembar-gembornya, kesabaran tetap dibutuhkan.
Mastantuono menghadapi penyesuaian yang signifikan saat pindah ke negara, liga, dan budaya sepak bola baru.
Bos Real Madrid Xabi Alonso diperkirakan akan memasukkannya ke dalam tim utama, tetapi sumber yang dekat dengan klub bersikeras sang pelatih memandangnya sebagai pusat kreatif jangka panjang.
Keterlibatan langsung Alonso juga menjadi kunci dalam meyakinkan Mastantuono untuk memilih Madrid dibanding pelamar Eropa lainnya.
Mastantuono akan resmi bergabung dengan skuad Madrid saat ia berusia 18 tahun minggu depan. Awalnya, ia akan bergabung sebagai pemain dengan gaji terendah di klub, tetapi dengan kesempatan untuk belajar dari bintang-bintang berpengalaman dan beradaptasi di salah satu institusi sepak bola paling menuntut.
Remaja itu telah menyatakan tekadnya untuk menorehkan prestasi di Santiago Bernabéu.
Waktu kedatangannya menambah intrik menjelang Clásico pertama musim ini pada tanggal 26 Oktober, saat Madrid menjamu Barcelona di La Liga.
Brasil membutuhkan gol penentu kemenangan dramatis di menit-menit akhir pertandingan dari Gabriel Martinelli untuk mengalahkan… Baca Selengkapnya
Prancis akan melanjutkan upaya mereka untuk meraih final Piala Dunia lainnya saat mereka bersiap menghadapi… Baca Selengkapnya
Manchester City telah mengkonfirmasi penunjukan Enzo Maresca sebagai pelatih kepala baru klub, dengan pelatih asal… Baca Selengkapnya
Legenda Prancis, Zinedine Zidane, telah mulai menyusun rencana untuk staf pelatihnya menjelang pengambilalihan peran sebagai… Baca Selengkapnya
Belgia telah bermain imbang di kedua pertandingan mereka di Piala Dunia 2026, sehingga kualifikasi ke… Baca Selengkapnya
Cristiano Ronaldo mencetak sejarah Piala Dunia pada Selasa malam ketika Portugal meraih kemenangan telak 5-0… Baca Selengkapnya