Bola

Alonso meninggalkan Real Madrid dan Arbeloa kembali menjabat sebagai pelatih interim

Xabi Alonso telah meninggalkan posisinya sebagai manajer Real Madrid setelah hanya delapan bulan menjabat, dengan klub mengkonfirmasi kepergiannya atas kesepakatan bersama.

Beberapa menit kemudian, Real mengumumkan bahwa mantan bek Alvaro Arbeloa akan mengambil alih posisi pelatih kepala, naik jabatan dari perannya di tim B klub tersebut.

Alonso, 44 ​​tahun, ditunjuk musim panas lalu untuk menggantikan Carlo Ancelotti, tiba di Santiago Bernabeu setelah membawa Bayer Leverkusen meraih gelar Bundesliga pada tahun 2024.

Sebagai mantan gelandang Real Madrid dan Spanyol, ia dipandang sebagai pilihan jangka panjang tetapi kesulitan memberikan hasil yang konsisten selama masa jabatannya yang singkat.

Keputusan Real Madrid ini menyusul performa buruk yang mereka alami, termasuk kekalahan dari Barcelona di Piala Super Spanyol pada hari Minggu.

Saat ini klub tersebut tertinggal empat poin dari rivalnya di La Liga dan juga mengalami kemunduran di Eropa, kalah dalam pertandingan Liga Champions melawan Liverpool dan Manchester City.

Meskipun memenangkan 24 dari 34 pertandingannya, Alonso berada di bawah tekanan yang semakin besar setelah kekalahan kandang melawan Celta Vigo bulan lalu, ketika para pendukung mencemooh tim saat mereka meninggalkan lapangan.

Hasil tersebut menyebabkan pertemuan darurat di antara jajaran petinggi klub untuk membahas masa depannya, di tengah kekhawatiran tentang performa dan keharmonisan ruang ganti.

Dalam sebuah pernyataan, Real Madrid memberikan penghormatan kepada status Alonso di klub tersebut, menggambarkannya sebagai legenda yang mewujudkan nilai-nilai klub.

Klub tersebut mengucapkan terima kasih kepadanya dan staf pelatih atas kerja keras mereka dan mendoakan yang terbaik untuk masa depan, menambahkan bahwa Bernabeu akan selalu menjadi rumahnya.

Arbeloa, mantan bek sayap Real Madrid dan Spanyol, telah melatih di tim युवा klub sejak 2020 tetapi sekarang akan memimpin tim senior untuk pertama kalinya.

Para analis berpendapat bahwa kepergian Alonso mencerminkan bentrokan antara seorang pelatih dengan metodologi yang jelas dan para pemain yang lebih memilih untuk mengandalkan insting.

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Bintang Arsenal membantah rumor kepindahan ke Real Madrid

Martin Zubimendi menepis spekulasi yang mengaitkannya dengan kepindahan ke Real Madrid, dan menegaskan bahwa raksasa… Baca Selengkapnya

February 5, 2026

Palladino siap menghadapi ujian berat Juventus

Manajer Atalanta, Raffaele Palladino, bertekad untuk melangkah lebih jauh di Coppa Italia saat mereka bersiap… Baca Selengkapnya

February 5, 2026

Sakitnya Harry Kane Menimbulkan Keraguan atas Pertandingan Penting Bayern Munich Melawan Hoffenheim

Bayern Munich menghadapi potensi kemunduran karena striker bintang mereka, Harry Kane, absen dari latihan tim… Baca Selengkapnya

February 5, 2026

Pemain muda Real Madrid disarankan untuk belajar dari Yamal

Pemain muda Real Madrid, Franco Mastantuono, didesak untuk lebih tangguh dan menunjukkan keberanian yang lebih… Baca Selengkapnya

February 4, 2026

Bayern Munich dilanda gelombang cedera baru menjelang laga krusial melawan Hoffenheim

Dalam perkembangan yang mengkhawatirkan bagi Bayern Munich, bek Josip Stanisic terpaksa meninggalkan sesi latihan Selasa… Baca Selengkapnya

February 4, 2026

Mancini akan mengenakan masker karena hidungnya patah saat Zaragoza memulai petualangan bersama Roma

Bek Roma, Gianluca Mancini, akan mengenakan masker pelindung menjelang pertandingan berikutnya setelah menjalani operasi untuk… Baca Selengkapnya

February 4, 2026