Bayer Leverkusen melakukan pemanasan untuk pertandingan Liga Champions dengan rival Bundesliga Bayern Munich dengan mengalahkan Eintracht Frankfurt.
Pelatih Bayer Leverkusen Xabi Alonso memuji kemenangan timnya 4-1 di Eintracht Frankfurt sebagai pemanasan ideal untuk pertarungan sengit babak 16 besar Liga Champions minggu depan dengan rival abadi Bayern Munich.
Leverkusen mencetak tiga gol dalam kurun waktu tujuh menit di babak pertama pada hari Sabtu.
Upaya dari Nordi Mukiele dan Patrik Schick menindaklanjuti gol pembuka Nathan Tella.
Hugo Ekitike memperkecil ketertinggalan untuk Eintracht yang berada di posisi ketiga, tetapi Aleix Garcia memastikan kemenangan di pertengahan babak kedua.
Bayern mengalahkan Stuttgart pada hari Jumat, yang berarti sembilan poin memisahkan kedua rival gelar di puncak Bundesliga menjelang keduanya saling berhadapan untuk memperebutkan tempat di perempat final Liga Champions.
Dalam konferensi pasca pertandingan, manajer asal Spanyol itu mengungkapkan betapa bahagianya dan bangganya dia dengan para pemainnya.
“Sejak awal, kami menunjukkan bahwa kami sepenuhnya fokus dalam setiap aksi, baik dengan maupun tanpa bola.
“Penampilan yang lengkap dengan skor yang hebat. Ini adalah persiapan yang sempurna untuk pertandingan Rabu malam di Liga Champions.
“Saya sangat senang, terutama dengan cara kami bermain – dengan tempo tinggi dan penguasaan bola yang baik selama 35 menit pertama – melawan rival langsung seperti Eintracht. Selalu sulit bermain melawan mereka.
“Kami siap menghadapi tantangan berikutnya – di Munich, melawan tim terbaik di Jerman. Kita lihat saja nanti. Kami sedang dalam momen yang bagus, dan kami akan memberikan segalanya,” katanya.
Ketika ditanya apakah timnya difavoritkan menjelang pertandingan hari Rabu, Alonso menjawab bahwa mereka tidak “bodoh,” karena mereka sadar akan bermain melawan Bayern. “Kami harus menunjukkan rasa hormat yang besar kepada mereka,” tambahnya.
Di bawah asuhan Alonso, Leverkusen tidak terkalahkan dalam enam pertandingan melawan Bayern di semua kompetisi (M3 S3).
Mereka berhasil menjaga gawangnya tidak kebobolan dalam tiga dari empat laga terakhir melawan Bayern, setelah sebelumnya tidak pernah kebobolan satu pun dalam 15 laga sebelumnya (42 gol kebobolan dalam 15 pertandingan tersebut).
Bentrokan hari Rabu akan menjadi pertemuan pertama antara Bayern dan Leverkusen di kompetisi besar Eropa.
Menyusul pembatalan Finalissima antara juara Euro Spanyol dan Argentina, juara Euro 2024 kini akan menghadapi… Baca Selengkapnya
Celtic menghadapi musim panas yang krusial saat mereka berupaya membangun kembali tim setelah musim 2025/26… Baca Selengkapnya
Ousmane Dembélé telah bereaksi terhadap spekulasi seputar masa depannya di Paris Saint-Germain setelah memenangkan Ballon… Baca Selengkapnya
Pertandingan Finalissima yang sangat dinantikan antara tim nasional sepak bola Argentina dan tim nasional sepak… Baca Selengkapnya
Cesc Fabregas berada di ambang mencetak rekor sebagai manajer pertama yang membawa Como ke turnamen… Baca Selengkapnya
Bayern Munich kini menghadapi krisis penjaga gawang yang serius menjelang leg kedua babak 16 besar… Baca Selengkapnya