Bola

Bayern Munich menghancurkan Wolfsburg 8-1 dalam pertandingan Bundesliga yang meriah, memperpanjang dominasi liga

Di Allianz Arena yang membeku pada laga kompetitif pertama tahun 2026, Bayern Munich memberikan penampilan yang luar biasa, menghancurkan VfL.

Wolfsburg menang 8-1 untuk mengukuhkan dominasi mereka di Bundesliga. Di bawah arahan Vincent Kompany, tim Bavaria mengatasi kondisi suhu di bawah nol derajat di lapangan yang sempurna, menunjukkan efisiensi tanpa ampun melawan lawan yang tak berdaya.

Pertandingan langsung memanas dalam waktu lima menit. Umpan silang Luis Díaz dari sayap kiri membentur Moritz Jenz dari Wolfsburg, mengecoh kiper Kilian Fischer sehingga menghasilkan gol bunuh diri yang tidak menguntungkan. Tim tamu, tanpa gentar, merespon dengan cepat tujuh menit kemudian.

Umpan akurat dari Koulierakis melepaskan Lovro Majer, yang kemudian mengoper bola kepada Dženan Pejčinović yang lahir di Munich. Penyerang tersebut melepaskan tembakan rendah melewati Manuel Neuer untuk menyamakan kedudukan.

Wolfsburg sempat mendapatkan momentum, dengan Christian Eriksen dan Majer melepaskan tembakan dari jarak jauh yang melenceng. Namun, Bayern kembali unggul pada menit ke-30.

Umpan akurat Michael Olise menemukan Díaz, yang menyundul bola ke gawang. Kiper Kamil Grabara muncul sebagai pahlawan tunggal Wolfsburg sebelum jeda, menggagalkan peluang Lennart Karl dan menggunakan kakinya untuk menggagalkan upaya Díaz lainnya.

Babak kedua menyaksikan Bayern melepaskan serangan dahsyat. Olise tampil memukau setelah menit ke-50, menerobos pertahanan dari sisi kiri dan melepaskan tendangan melengkung yang menakjubkan melewati Grabara.

Beberapa saat kemudian, serangan lain yang diilhami oleh Olise berujung pada gol bunuh diri kedua Jenz, ketika ia tanpa sengaja membelokkan umpan silang rendah ke gawangnya sendiri.

Harry Kane, yang sebelumnya tampil kurang maksimal, mulai menunjukkan performa terbaiknya 20 menit sebelum pertandingan berakhir. Pemain Inggris berusia 32 tahun itu pertama-tama memberikan assist kepada Raphaël Guerreiro untuk sebuah gol mudah, kemudian melepaskan tendangan melengkung yang membentur mistar gawang dan tiang.

Serangan terus berlanjut saat Díaz dan Olise kembali bekerja sama dalam serangan balik, dengan pemain Prancis itu mencetak gol keduanya melalui kaki kanannya yang kurang dominan sebelum keluar lapangan.

Kompany memasukkan pemain muda Wisdom Mike dan pemain debutan Felipe Chavez di tengah kemenangan telak tersebut. Namun, Bayern menambah gol kedelapan di waktu tambahan: Dayot Upamecano memberi umpan kepada Leon Goretzka, yang tembakannya mengenai lengan Grabara sebelum masuk ke gawang.

Kemenangan telak ini semakin memperlebar jarak dengan Bayern dalam perebutan gelar, menyoroti kehebatan Olise dan kelemahan pertahanan Wolfsburg di bawah asuhan Daniel Bauer.

Hasil ini menggarisbawahi kehebatan taktis Kompany dalam cuaca buruk, memberikan sinyal yang kuat untuk tahun mendatang.

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Pertandingan Finalissima antara Argentina dan Spanyol dibatalkan oleh UEFA

Pertandingan Finalissima yang sangat dinantikan antara tim nasional sepak bola Argentina dan tim nasional sepak… Baca Selengkapnya

March 16, 2026

Como semakin dekat dengan mimpi Liga Champions setelah mengalahkan Roma

Cesc Fabregas berada di ambang mencetak rekor sebagai manajer pertama yang membawa Como ke turnamen… Baca Selengkapnya

March 16, 2026

Kiper remaja Bayern Munich siap menjadi starter di Liga Champions

Bayern Munich kini menghadapi krisis penjaga gawang yang serius menjelang leg kedua babak 16 besar… Baca Selengkapnya

March 16, 2026

Kiper Tottenham berterima kasih atas dukungan setelah melakukan kesalahan

Antonin Kinsky mengucapkan terima kasih kepada para pendukung atas pesan-pesan mereka setelah menggambarkan malam yang… Baca Selengkapnya

March 12, 2026

Liga Champions: PSG memberikan tugas berat kepada Chelsea

Paris Saint-Germain pada hari Rabu menghancurkan Chelsea dengan skor 5-2 dalam pertandingan leg pertama babak… Baca Selengkapnya

March 12, 2026

Kai Havertz menghantui mantan klubnya dengan penalti di menit-menit akhir

Dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions yang mendebarkan di BayArena, Arsenal nyaris… Baca Selengkapnya

March 12, 2026