Bola

Chelsea membayar denda £5 juta agar tidak merekrut Sancho secara permanen

Chelsea telah memutuskan untuk tidak mengontrak pemain sayap Jadon Sancho secara permanen dan sebaliknya akan membayar denda sebesar £5 juta untuk mengembalikan pemain tersebut ke Manchester United.

Sancho bergabung dengan Chelsea dengan status pinjaman musim panas lalu setelah berselisih dengan manajer United saat itu, Erik ten Hag.

Meskipun membantu Chelsea mengamankan gelar Liga Konferensi Eropa, The Blues memilih tidak memicu klausul pembelian yang terkait dengan posisi liga mereka.

Pengaturan pinjaman Sancho tidak menyertakan biaya, dan Chelsea hanya menanggung setengah dari gajinya yang dilaporkan sebesar £300.000 per minggu.

Kesepakatan itu mencakup kewajiban untuk membeli pemain tersebut dengan harga sekitar £25 juta jika Chelsea finis di atas posisi ke-14 di Liga Premier — suatu persyaratan yang mereka penuhi.

Akan tetapi, klub dan perwakilan Sancho gagal menyetujui kontrak, sebagian besarnya disebabkan oleh masalah seputar pemotongan gaji sang pemain.

Manchester United, yang merekrut Sancho dengan harga £73 juta dari Borussia Dortmund pada tahun 2021, kini terbuka untuk melepasnya secara permanen. Pemain depan berusia 25 tahun itu masih memiliki sisa kontrak satu tahun di Old Trafford, dan klub tersebut masih berutang kepada Dortmund sebesar £17 juta.

Meskipun baru-baru ini menunjukkan tanda-tanda performa — termasuk gol dalam kemenangan 4-1 di final Liga Konferensi atas Real Betis — Sancho diperkirakan tidak akan tampil untuk Chelsea di Piala Dunia Antarklub bulan ini di Amerika Serikat.

Sementara itu, Chelsea telah mengalihkan perhatian mereka untuk memperkuat area lain dalam skuad mereka dan menunjukkan minat pada kiper Prancis dan AC Milan, Mike Maignan.

Pemain berusia 29 tahun itu muncul sebagai target transfer yang serius, dengan laporan yang menunjukkan ia terbuka untuk pindah ke Stamford Bridge.

Maignan telah menjadi tokoh kunci di Milan sejak bergabung dari Lille pada tahun 2021 dan telah menjadi penjaga gawang pilihan utama Prancis sejak Hugo Lloris pensiun dari tugas internasional pada tahun 2023.

Pencarian kiper jangka panjang yang andal terus berlanjut bagi Chelsea, yang telah berjuang untuk menentukan opsi pilihan pertama sejak perekrutan Kepa Arrizabalaga dengan rekor dunia £71 juta pada tahun 2018.

Edouard Mendy sempat menggantikan Kepa tetapi hengkang ke Al-Ahli pada tahun 2023. Kepa kemudian dipinjamkan ke Real Madrid dan Bournemouth, sementara Robert Sanchez, Djordje Petrovic, dan Filip Jorgensen semuanya tampil tidak konsisten di bawah mistar gawang.

Pergantian kiper Chelsea menyoroti perlunya kehadiran yang stabil di posisi tersebut. Petrovic dipinjamkan ke Strasbourg musim lalu, sementara Sanchez dan Jorgensen gagal meyakinkan sepenuhnya.

Dengan pembangunan kembali yang sedang berlangsung di Stamford Bridge, Maignan bisa menjadi tambahan yang penting karena klub tersebut ingin kembali menonjol di level domestik dan Eropa.

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Juventus bersiap menawarkan kontrak jangka pendek kepada Vlahovic

Juventus masih bisa menawarkan perpanjangan kontrak dua tahun kepada Dusan Vlahovic, meskipun ada minat dari… Baca Selengkapnya

April 30, 2026

Manchester City kecewa dengan jadwal pertandingan

Manchester City merasa frustrasi setelah mendapatkan jadwal pertandingan yang berat di pekan-pekan terakhir musim ini,… Baca Selengkapnya

April 29, 2026

John Stones akan meninggalkan Manchester City setelah 10 tahun penuh trofi

Manchester City telah mengkonfirmasi bahwa bek John Stones akan meninggalkan klub pada akhir musim 2025-26,… Baca Selengkapnya

April 29, 2026

Real Madrid mengkonfirmasi cedera Mbappe, namun masih diragukan untuk El Clasico

Real Madrid telah mengkonfirmasi bahwa penyerang bintang mereka, Kylian Mbappé, mengalami cedera otot selama pertandingan… Baca Selengkapnya

April 28, 2026

Kebangkitan Daizen Maeda yang tepat waktu meningkatkan performa Celtic

Daizen Maeda telah kembali menemukan performa terbaiknya di saat yang tepat bagi Celtic, memberikan dorongan… Baca Selengkapnya

April 28, 2026

Beye berharap bisa finis di zona Eropa

Manajer Olympique Marseille, Habib Beye, masih berharap dapat mengamankan tempat di kompetisi Eropa meskipun baru-baru… Baca Selengkapnya

April 28, 2026