Bola

De Bruyne siap bangkit di bawah asuhan Garcia yang menyerang di Belgia

Kevin De Bruyne secara terbuka mengkritik gaya manajemen Antonio Conte saat ia kembali bergabung dengan skuad Belgia untuk persiapan Piala Dunia mendatang.

Legenda Manchester City itu menjalani musim debut yang penuh tantangan di Napoli, di mana cedera hamstring membuatnya absen selama sekitar lima bulan.

Hanya tampil sebanyak 21 kali di semua kompetisi, ia memulai 16 pertandingan, mengumpulkan 1.360 menit bermain, mencetak lima gol, dan memberikan empat assist.

Selain masalah kebugaran, De Bruyne mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap taktik defensif kaku Conte dan merasa bahwa ia tidak ditempatkan di posisi yang paling efektif. Komentarnya muncul setelah kepergian Conte dari klub.

Pelatih baru Belgia, Rudi Garcia, yang juga mantan manajer Napoli, bertekad untuk menerapkan pendekatan menyerang yang dirancang untuk memaksimalkan bakat kreatif De Bruyne.

De Bruyne kini telah bergabung dengan tim nasional menjelang dua pertandingan persahabatan pra-Piala Dunia melawan Kroasia pada hari Selasa dan Tunisia pada hari Sabtu.

Garcia menekankan pentingnya kenyamanan dan kesejahteraan pemain. Ia menyatakan bahwa faktor terpenting adalah agar De Bruyne merasa nyaman dan positif.

Sang pelatih menambahkan bahwa ia ingin para pemain kembali bersenang-senang saat mewakili negara mereka, dan mencatat bahwa ini adalah salah satu tujuan utamanya ketika ia menerima pekerjaan tersebut.

Dengan 117 penampilan internasional, De Bruyne berada di peringkat keenam dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa Belgia. 36 golnya menempatkannya di posisi kedua setelah rekan setimnya di Napoli, Romelu Lukaku, yang telah mencetak 89 gol untuk Setan Merah.

Lukaku juga mengalami musim 2025-26 yang terganggu, berjuang melawan berbagai masalah otot yang membatasinya hanya tampil sebagai pemain pengganti sebanyak tujuh kali dan total 64 menit di lapangan.

Filosofi baru Garcia menawarkan harapan bahwa bintang-bintang kunci seperti De Bruyne dapat menemukan kembali performa terbaik mereka di panggung internasional, yang berpotensi meningkatkan prospek Belgia saat mereka mempersiapkan diri menuju Piala Dunia.

Perubahan lingkungan dan kebebasan taktis bisa menjadi sangat penting bagi playmaker berpengalaman ini setelah musim klub yang mengecewakan.

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Bintang Manchester City Terjebak dalam Permainan Politik Real Madrid

Calon presiden Real Madrid, Enrique Riquelme, menegaskan kembali rencana ambisiusnya untuk mendatangkan bintang Manchester City,… Baca Selengkapnya

June 5, 2026

Scott siap melakukan debutnya untuk Inggris dalam pertandingan pemanasan Piala Dunia

Gelandang Bournemouth, Alex Scott, diperkirakan akan melakukan debutnya di tim senior Inggris selama pertandingan pemanasan… Baca Selengkapnya

June 4, 2026

Lukaku terbukti vital saat Belgia bersiap menghadapi Piala Dunia

Youri Tielemans menegaskan kembali pentingnya Romelu Lukaku bagi Belgia setelah sang striker mencetak gol dalam… Baca Selengkapnya

June 4, 2026

Konaté siap menggantikan Saliba di lini pertahanan tengah melawan Pantai Gading

Didier Deschamps akan mengganti William Saliba dengan Ibrahima Konaté dalam pertandingan persahabatan internasional melawan Pantai… Baca Selengkapnya

June 4, 2026

Baldini memuji Donnarumma dan Esposito atas kerendahan hati mereka

Pelatih sementara Italia, Silvio Baldini, menyatakan keterkejutannya atas kerendahan hati kiper Gianluigi Donnarumma dan striker… Baca Selengkapnya

June 3, 2026

Bek Liverpool setuju pindah ke Real Madrid

Bek Liverpool, Ibrahima Konaté, dilaporkan sedang dalam tahap negosiasi lanjutan dengan Real Madrid mengenai kepindahannya… Baca Selengkapnya

June 3, 2026