Bola

De Zerbi menilai PSG dan Monaco lebih tinggi, menepis pembicaraan tentang gelar juara

Setelah memimpin Olympique Marseille meraih kemenangan 3-2 melawan Olympique Lyonnais selama akhir pekan di Ligue, Roberto De Zerbi telah mengecilkan pembicaraan tentang gelar timnya, dan memberi peringkat lebih tinggi kepada juara bertahan Paris Saint-Germain.
Saat menilai penampilannya setelah memenangi derby dengan sepuluh pemain selama sebagian besar pertandingan, mantan manajer Brighton itu tidak menyebutkan target gelar liga Prancis.
Kedua tim mengakhiri Matchday Lima di Ligue 1. Les Phocéens mengalahkan rival beratnya dalam kemenangan mendebarkan 3-2 di Stadion Groupama.
Kemenangan ini mengembalikan Marseille ke puncak klasemen, dengan poin yang sama dengan Paris Saint-Germain, sementara AS Monaco di tempat ketiga.
Ia bergabung pada musim panas ini setelah tampil gemilang dan memperoleh hasil dari tim; ada bisik-bisik tentang perlombaan gelar tiga kuda di Prancis.
Namun, De Zerbi dengan cepat menepisnya dalam komentar pascapertandingannya, dengan mengatakan perjalanan mereka baru saja dimulai, sedangkan PSG dan Monaco sudah unggul.
“Kami mulai membangun pada bulan Juni. Saya tidak tahu ke mana arahnya, tetapi kami akan mencoba memenangkan setiap pertandingan,” kata sang pelatih.
Dalam kemenangan terakhir mereka, Marseille harus bermain dengan sepuluh pemain dalam lima menit pertama setelah kapten Leonardo Balerdi menerima dua kartu kuning. Kartu kuning pertamanya datang beberapa detik setelah pertandingan dimulai setelah melakukan tekel keras terhadap Corentin Tolisso. Ia dikeluarkan beberapa saat kemudian karena melakukan pelanggaran terhadap Alexandre Lacazette.
Meski berada di bawah tekanan besar, pasukan De Zeebi mampu menguasai babak pertama, yang berakhir tanpa gol setelah Gerónimo Rulli menyelamatkan penalti keduanya musim ini.
Gol berlimpah di babak kedua ketika Duke Ćaleta-Car membuka skor untuk Lyon sebelum Pol Lirola menyamakan kedudukan.
Marseille kemudian membalikkan keadaan lewat gol pemain pengganti Ulisses Garcia. Di masa tambahan waktu, Lyon menyamakan kedudukan lewat Rayan Cherki, yang mencetak gol lewat tendangan tumit pada penampilan pertamanya sebagai pemain inti musim ini.
Saat pertandingan hampir berakhir imbang, Marseille punya ide lain. Jonathan Rowe mencetak gol kemenangan pada menit ke-95, yang membuat Marseille meninggalkan Lyon dengan poin maksimal.

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Messi pensiun dari tugas membela Argentina setelah dua dekade

Lionel Messi telah mengumumkan pengunduran dirinya dari sepak bola internasional, mengakhiri karier gemilang bersama timnas… Baca Selengkapnya

September 1, 2026

Celtic berupaya membajak kesepakatan Nkounkou sebagai bagian dari rencana untuk mendapatkan pemain top dalam persaingan

Celtic semakin meningkatkan minat mereka pada bek kiri Eintracht Frankfurt, Niels Nkounkou, dan berupaya menyelesaikan… Baca Selengkapnya

September 1, 2026

Lecce tak mampu mengatasi dominasi Roma

AS Roma kembali menampilkan performa dominan, menghancurkan Lecce 4-0 dalam pertandingan Serie A kedua mereka… Baca Selengkapnya

September 1, 2026

Barcelona hampir menyelesaikan transfer Gabriel Jesus sebagai pengganti Lewandowski yang tak terduga

Barcelona dilaporkan hampir menyelesaikan transfer penyerang Arsenal, Gabriel Jesus, dalam sebuah langkah mengejutkan menjelang batas… Baca Selengkapnya

August 31, 2026

Werder menjajaki kepindahan pemain muda Bayern Ibrahimović

Werder Bremen secara aktif menjajaki kemungkinan transfer pemain muda Bayern Munich, Arijon Ibrahimović, karena mereka… Baca Selengkapnya

August 31, 2026

AC Milan menjual Leao ke Galatasaray, sementara Gimenez menuju Porto

Rafael Leao dan Santiago Gimenez telah meninggalkan AC Milan untuk bergabung dengan Galatasaray dan FC… Baca Selengkapnya

August 31, 2026