Bola

Dembélé bereaksi terhadap spekulasi tentang masa depannya menjelang pertandingan melawan Chelsea

Ousmane Dembélé telah bereaksi terhadap spekulasi seputar masa depannya di Paris Saint-Germain setelah memenangkan Ballon d’Or, yang membawa klub tersebut meraih trofi Liga Champions UEFA pertama mereka.

Bintang Prancis itu mengatakan bahwa tidak ada alasan untuk meninggalkan klub Paris meskipun ia mengakui bahwa keputusan itu belum tentu sepenuhnya berada di tangannya.

Dembélé, pemegang penghargaan Ballon d’Or saat ini, menjalani musim yang luar biasa secara individu, yang kemudian berujung pada gelar kolektif untuk PSG, termasuk Ligue 1, Coupe de France, dan Liga Champions UEFA.

Namun, pemain berusia 29 tahun itu kesulitan mengulangi performanya musim ini, yang sebagian besar diwarnai cedera.

Kapan pun ia tersedia, Dembélé tetap menjadi pemain kunci bagi Les Parisiens. Terakhir kali ia menjadi starter di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Dembélé membawa klub unggul 2-1 sesaat sebelum jeda, sebelum akhirnya mereka menang 5-2.

Menurut laporan terbaru di Prancis, mungkin ada kesulitan dalam pembicaraan perpanjangan kontrak. Pemenang Ballon d’Or itu masih memiliki sisa kontrak dua tahun dengan Les Parisiens.

Karena kontraknya saat ini berlaku hingga 2028, Dembélé merasa tidak perlu membahas masa depannya lebih awal. Diperkirakan kedua pihak akan membahas kesepakatan baru pada musim panas ini.

Dalam konferensi pers menjelang pertandingan leg kedua di Stamford Bridge, Dembélé mengatakan bahwa ia tidak menemukan alasan untuk tidak memperpanjang kontraknya dengan klub, menambahkan bahwa keputusan tersebut bukan wewenangnya, karena diskusi tentang kontraknya adalah antara agennya dan klub.

“Saya belum pernah berhasil melakukan itu sejak awal karier saya,” tambahnya.

Dengan komentar ini, Dembélé telah menunjukkan bahwa ia tertarik untuk tetap bersama PSG dalam jangka panjang karena klub tersebut terus berkembang sebagai salah satu kekuatan dalam kompetisi sepak bola klub Eropa.

Hal ini seharusnya membuat Luis Enrique dan manajemen klub merasa tenang dan bersemangat, serta menghindari saga seperti yang terjadi pada Kylian Mbappe.

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Spanyol menjadwalkan pertandingan persahabatan melawan Mesir setelah pembatalan Finalissima

Menyusul pembatalan Finalissima antara juara Euro Spanyol dan Argentina, juara Euro 2024 kini akan menghadapi… Baca Selengkapnya

March 17, 2026

Celtic mengincar bintang Hearts, Claudio Braga, senilai £5 juta menjelang jendela transfer musim panas yang krusial

Celtic menghadapi musim panas yang krusial saat mereka berupaya membangun kembali tim setelah musim 2025/26… Baca Selengkapnya

March 17, 2026

Pertandingan Finalissima antara Argentina dan Spanyol dibatalkan oleh UEFA

Pertandingan Finalissima yang sangat dinantikan antara tim nasional sepak bola Argentina dan tim nasional sepak… Baca Selengkapnya

March 16, 2026

Como semakin dekat dengan mimpi Liga Champions setelah mengalahkan Roma

Cesc Fabregas berada di ambang mencetak rekor sebagai manajer pertama yang membawa Como ke turnamen… Baca Selengkapnya

March 16, 2026

Kiper remaja Bayern Munich siap menjadi starter di Liga Champions

Bayern Munich kini menghadapi krisis penjaga gawang yang serius menjelang leg kedua babak 16 besar… Baca Selengkapnya

March 16, 2026

Kiper Tottenham berterima kasih atas dukungan setelah melakukan kesalahan

Antonin Kinsky mengucapkan terima kasih kepada para pendukung atas pesan-pesan mereka setelah menggambarkan malam yang… Baca Selengkapnya

March 12, 2026