Bola

Era Xabi Alonso dimulai saat Real Madrid berhadapan dengan Al-Hilal dalam laga pembuka Piala Dunia Antarklub

Real Madrid memulai kampanye Piala Dunia Antarklub FIFA terbaru mereka di bawah kepemimpinan manajer baru Xabi Alonso saat pemenang lima kali itu bersiap menghadapi raksasa Arab Saudi Al-Hilal.

Pertandingan ini merupakan ulangan final Piala Dunia Antarklub 2022, di mana Madrid menang dalam pertandingan yang menegangkan dengan skor 5-3. Kali ini, kedua tim datang dengan pelatih baru dan tujuan untuk membuktikan diri, sehingga meningkatkan ekspektasi untuk pertandingan seru lainnya.

Los Blancos menjadi berita utama di bursa transfer awal Juni, menunjukkan niat mereka dengan mengganti Carlo Ancelotti dengan Alonso dan mengamankan jasa Trent Alexander-Arnold dari Liverpool. Mereka juga memperkuat lini pertahanan yang dilanda cedera dengan mendatangkan Dean Huijsen dari Bournemouth.

Setelah gagal meraih gelar La Liga dari Barcelona, ​​Madrid mengakhiri kompetisi domestik mereka dengan empat kemenangan dari lima pertandingan dan tanpa kebobolan berturut-turut—penampilan yang menunjukkan mereka menuju turnamen ini dengan rasa percaya diri yang meningkat.

Al-Hilal, seperti lawan mereka dari Spanyol, berada di posisi kedua di liga domestik, tertinggal delapan poin dari Al-Ittihad. Meski begitu, tim Saudi itu mengakhiri musim mereka dengan gemilang, tidak terkalahkan dalam lima pertandingan liga terakhir mereka.

Mereka juga mengalami pergantian manajer, dengan Simone Inzaghi masuk menggantikan Jorge Jesus. Meskipun Inzaghi kurang berpengalaman dalam Piala Dunia Antarklub, klub itu sendiri tidak asing dengan kompetisi tersebut, dengan lebih banyak penampilan dalam format lama dibandingkan klub Saudi lainnya.

Dalam hal pertemuan historis, Real Madrid unggul jauh. Satu-satunya pertemuan mereka sebelumnya dengan Al-Hilal terjadi di final 2022, di mana mereka menang 5-3. Madrid juga menikmati rekor sempurna melawan klub-klub Saudi, setelah memenangi kedua pertemuan hingga saat ini.

Bagi Al-Hilal, satu-satunya pengalaman mereka melawan oposisi Spanyol adalah kekalahan dari Madrid, dan mereka juga kalah melawan Chelsea di edisi 2021, menderita kekalahan tipis 1-0.

Dinamika manajerial juga dapat memainkan peran kunci. Simone Inzaghi telah menghadapi Madrid dan Alonso dalam pertandingan sebelumnya, kalah dalam ketiga pertandingan tanpa mencetak satu gol pun.

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Juventus bersiap menawarkan kontrak jangka pendek kepada Vlahovic

Juventus masih bisa menawarkan perpanjangan kontrak dua tahun kepada Dusan Vlahovic, meskipun ada minat dari… Baca Selengkapnya

April 30, 2026

Manchester City kecewa dengan jadwal pertandingan

Manchester City merasa frustrasi setelah mendapatkan jadwal pertandingan yang berat di pekan-pekan terakhir musim ini,… Baca Selengkapnya

April 29, 2026

John Stones akan meninggalkan Manchester City setelah 10 tahun penuh trofi

Manchester City telah mengkonfirmasi bahwa bek John Stones akan meninggalkan klub pada akhir musim 2025-26,… Baca Selengkapnya

April 29, 2026

Real Madrid mengkonfirmasi cedera Mbappe, namun masih diragukan untuk El Clasico

Real Madrid telah mengkonfirmasi bahwa penyerang bintang mereka, Kylian Mbappé, mengalami cedera otot selama pertandingan… Baca Selengkapnya

April 28, 2026

Kebangkitan Daizen Maeda yang tepat waktu meningkatkan performa Celtic

Daizen Maeda telah kembali menemukan performa terbaiknya di saat yang tepat bagi Celtic, memberikan dorongan… Baca Selengkapnya

April 28, 2026

Beye berharap bisa finis di zona Eropa

Manajer Olympique Marseille, Habib Beye, masih berharap dapat mengamankan tempat di kompetisi Eropa meskipun baru-baru… Baca Selengkapnya

April 28, 2026