Bola

Fonseca berbicara menjelang pertandingan sulit melawan Atalanta

Pelatih Milan Paulo Fonseca mengatakan “bukanlah” saat yang tepat untuk bertemu Atalanta menjelang pertandingan akhir pekan ini di Bergamo malam ini dalam pertandingan besar putaran ke-15 Serie A.
Mantan pelatih Lille dan Roma itu menyampaikan pendapat senada dengan manajer Manchester City Pep Guardiola, yang mengatakan bermain melawan La Dea seperti pergi ke dokter gigi.
Berbicara selama konferensi pra-pertandingan menjelang kunjungan Milan ke La Dea, Fonseca mengatakan timnya juga dalam momen yang baik, membaik, dan percaya diri.
“Kami tahu bahwa menghadapi Atalanta selalu sulit. Mereka telah memenangkan delapan pertandingan berturut-turut, mencetak 26 gol, dan hanya kebobolan empat gol.
Berbicara tentang soliditas mereka, Fonseca mengatakan timnya telah lebih solid dalam bertahan akhir-akhir ini, yang menurutnya memberikan kepercayaan diri kepada tim dan membuat mereka nyaman dalam bertahan. Hal ini, katanya, memberikan kepercayaan diri dalam menyerang.
Fonseca lebih lanjut menyatakan bahwa Milan belum pernah menghadapi tim yang bermain satu lawan satu dalam waktu lama. Ia juga memuji pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini karena menjadi pelopor dalam penggunaan gaya permainan ini untuk menjadikan mereka kekuatan di Eropa.
Setelah mengalahkan Bayern Leverkusen yang tak terkalahkan di final Liga Europa, semua orang di Eropa menyadari bahwa sulit menghadapi mereka.
“Banyak tim, seperti Bayern Munich dan Stuttgart, bermain seperti ini sekarang. Saya pikir mereka melakukannya karena mereka mengikuti ide-ide Gasperini. Cara bermain Atalanta telah menjadi acuan di Eropa,” tambahnya.
Meski mengakui laga Serie A penting namun tidak menentukan, pelatih asal Portugal itu mengatakan laga itu bisa berdampak positif bagi tim.
Ia menambahkan bahwa kemenangan melawan Atalanta akan memberinya lebih banyak kepercayaan diri untuk masa depan, karena mereka sangat kuat dalam menyerang.
“Mereka menciptakan begitu banyak peluang; ini akan menjadi ujian yang bagus, tidak hanya untuk lini pertahanan.”

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Messi memimpin kebangkitan Argentina yang menakjubkan melawan Mesir

Juara bertahan Argentina menciptakan salah satu kebangkitan terbesar dalam sejarah Piala Dunia FIFA, membalikkan defisit… Baca Selengkapnya

July 8, 2026

Rekor dipertaruhkan saat Prancis dan Maroko bentrok

Prancis dan Maroko akan mencetak rekor baru jika salah satu dari mereka lolos ke semifinal… Baca Selengkapnya

July 8, 2026

Belgia merespons dengan kemenangan mendebarkan atas AS setelah kontroversi kartu merah

Belgia menampilkan performa yang dominan untuk menyingkirkan tuan rumah bersama Amerika Serikat, mengamankan kemenangan 4-1… Baca Selengkapnya

July 8, 2026

UEFA mengecam keputusan kartu merah FIFA

UEFA melancarkan kritik keras terhadap FIFA setelah badan pengatur sepak bola dunia itu membatalkan skorsing… Baca Selengkapnya

July 7, 2026

Piala Dunia 2026: Mesir Siap Menghadapi Ujian Argentina di Babak 16 Besar

Juara dunia bertahan Argentina akan melanjutkan mimpi mereka untuk memenangkan trofi Piala Dunia FIFA berturut-turut… Baca Selengkapnya

July 7, 2026

Celtic hampir menyelesaikan transfer Camilo Duran

Upaya Celtic untuk mendatangkan penyerang Qarabağ, Camilo Duran, semakin intensif, dengan laporan terbaru dari Azerbaijan… Baca Selengkapnya

July 7, 2026