Bayern Munich menutup tahun 2025 dengan keunggulan sembilan poin yang meyakinkan di puncak klasemen Bundesliga, berkat kemenangan telak 4-0 atas Heidenheim.
Harry Kane sekali lagi mencuri perhatian dengan mengukir namanya dalam buku sejarah liga selama pertandingan di Voith-Arena.
Di bawah arahan Vincent Kompany, Bayern Munich mencetak gol pertama pada menit ke-15. Michael Olise mengirimkan umpan sepak pojok akurat dari jarak jauh, yang kemudian disundul Jonathan Tah ke arah gawang, memungkinkan Josip Stanisic untuk menyundul bola masuk ke gawang dari jarak dekat.
Keunggulan mereka bertambah dua kali lipat pada menit ke-32 ketika Olise memanfaatkan bola lepas di dalam kotak penalti, dengan tenang menceploskan bola melewati kiper Heidenheim, Diant Ramaj.
Setelah jeda, Heidenheim sempat mengancam sekitar menit ke-55. Pemain pengganti Stefan Schimmer melompat paling tinggi untuk menyambut umpan silang dengan sundulan keras, tetapi mistar gawang menggagalkannya, sehingga Bayern tetap menjaga gawangnya tetap bersih.
Tim tamu memastikan kemenangan hanya empat menit sebelum pertandingan berakhir, ketika Stanisic memberikan umpan silang akurat dari sayap kanan, yang kemudian disundul Luis Diaz ke dalam gawang.
Di detik-detik terakhir, pada menit kedua waktu tambahan, Kane menambahkan sentuhan akhir. Serge Gnabry mengoper bola kepadanya di dalam kotak penalti, dan kapten Inggris itu melepaskan tembakan keras ke sudut bawah gawang.
Gol ini menandai keterlibatan gol ke-100-nya di Bundesliga, sebuah pencapaian penting yang diraih hanya dalam 78 penampilan, tercepat sejak pencatatan dimulai pada musim 2004-05.
Kane melampaui rekor Arjen Robben sebelumnya sebanyak 41 pertandingan, dengan mencetak 81 gol dan 19 assist dalam prosesnya.
Gol Kane juga melengkapi tahun pribadi yang luar biasa, di mana ia mencetak rekor tertinggi dalam kariernya dengan 51 gol klub. Bayern, yang mendominasi dengan 23 tembakan dan ekspektasi gol (xG) yang mengesankan sebesar 4,09, memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di laga tandang Bundesliga sepanjang tahun 2025 menjadi 16 pertandingan (12 kemenangan, 4 hasil imbang).
Prestasi ini menggemakan rekor perjalanan mereka yang sempurna pada tahun 1986 dan 2013, menggarisbawahi performa mereka yang tak kenal lelah.
Hasil ini memperkuat posisi Bayern sebagai kandidat utama perebutan gelar, memadukan kehebatan taktik dengan kecemerlangan individu.
Menjelang akhir tahun, skuad Kompany tampak siap meraih kesuksesan lebih lanjut di tahun kalender baru, dengan Kane memimpin serangan.
Nico Schlotterbeck diperkirakan akan absen dalam waktu yang cukup lama setelah mengalami cedera ligamen pergelangan… Baca Selengkapnya
Spanyol bangkit kembali di Piala Dunia dengan kemenangan telak 4-0 atas Arab Saudi, dan langsung… Baca Selengkapnya
Ghana sedang mempersiapkan diri untuk pertandingan penentu Grup L melawan Inggris setelah membuka kampanye mereka… Baca Selengkapnya
Gelandang Brasil Lucas Paqueta sangat gembira dengan kembalinya pemain bintang Neymar ke latihan tim utama… Baca Selengkapnya
Keluarga kerajaan Belanda menikmati hari yang tak terlupakan di Piala Dunia FIFA 2026, merayakan hasil… Baca Selengkapnya
Prancis akan berupaya mengamankan tempat di babak gugur Piala Dunia FIFA 2026 saat mereka berhadapan… Baca Selengkapnya