Borussia Dortmund semakin khawatir dengan situasi Julian Brandt. Gelandang asal Jerman ini telah memainkan peran penting dalam tim mereka musim ini, namun komitmen jangka panjangnya kepada klub masih belum pasti.
Mengingat kemampuannya yang luar biasa di lapangan dan usianya yang relatif muda, yaitu 29 tahun, yang menempatkannya tepat di masa puncak kariernya, klub sangat ingin mengamankan kontrak baru untuknya.
Kontrak Brandt saat ini akan berakhir musim panas ini, setelah itu gelandang berbakat ini akan menjadi pemain bebas transfer. Diskusi mengenai potensi perpanjangan kontrak telah berlangsung cukup lama.
Setelah mencetak gol dalam kemenangan Dortmund yang diraih dengan susah payah melawan Wolfsburg pada hari Sabtu, pemain berusia 29 tahun itu kembali menghadapi pertanyaan tentang masa depannya dan tampak ragu-ragu.
Dia menjelaskan bahwa jelas mereka sedang berbincang-bincang satu sama lain, dan mencatat bahwa pembicaraan semacam itu telah terjadi, tetapi menekankan bahwa belum ada perkembangan baru sejauh ini.
Dia selanjutnya mengklarifikasi bahwa mereka belum mendekati kesepakatan dan belum ada keputusan yang difinalisasi.
Laporan menunjukkan bahwa Brandt menerima tawaran kontrak pada bulan November, namun ia belum menandatanganinya. Namun, ia telah memastikan bahwa ia bermaksud untuk mengambil keputusan sebelum bulan Juni atau Juli.
Brandt menghabiskan lima tahun di Bayer Leverkusen, di mana ia memantapkan reputasinya sebagai salah satu talenta muda terbaik di dunia sepak bola. Pada tahun 2019, ia pindah ke Dortmund ketika klub tersebut mengaktifkan klausul pelepasannya senilai €25 juta.
Sejak bergabung, pemain internasional Jerman ini terus berkembang, memberikan banyak penampilan luar biasa untuk Der BVB.
Dia tetap menjadi pemain kunci dalam operasional lini tengah mereka, berkat umpan-umpannya yang akurat, kecerdasan permainannya yang tajam, dan kemampuannya mencetak gol.
Secara total, Brandt telah tampil dalam 292 pertandingan di semua kompetisi untuk Dortmund, mencetak 56 gol dan memberikan 68 assist, sebuah catatan yang mengesankan untuk seorang gelandang.
Selama periode ini, ia mengangkat trofi DFB-Pokal 2020-21 dan meraih medali runner-up di Liga Champions UEFA 2023-24.
Federasi Sepak Bola Senegal resmi memecat pelatih tim nasional Pape Thiaw setelah kegagalan Senegal di… Baca Selengkapnya
Pelatih Inggris Thomas Tuchel mengungkapkan bahwa Declan Rice menghabiskan hampir tiga hari di tempat tidur… Baca Selengkapnya
Stadion Dallas akan menjadi saksi kembalinya salah satu rivalitas terbesar sepak bola Eropa ketika Prancis… Baca Selengkapnya
Pertemuan antara Spanyol dan Belgia akan berlangsung malam ini, dengan kedua negara memperebutkan satu tempat… Baca Selengkapnya
Bek Inggris, Jarell Quansah, dijatuhi hukuman larangan bermain selama dua pertandingan oleh FIFA setelah menerima… Baca Selengkapnya
Klub Bundesliga, FC Schalke 04, saat ini tengah aktif menjajaki berbagai opsi transfer musim panas… Baca Selengkapnya