Bola

Liga Pro Saudi mengincar Salah yang sedang bermasalah

Penyerang Liverpool, Mohamed Salah, telah dipastikan menjadi target transfer bagi klub-klub di Liga Pro Saudi, menurut kepala eksekutif liga, Omar Mugharbel.

Masa depan pemain berusia 33 tahun itu di Anfield kembali menjadi sorotan menyusul perselisihan publik dengan manajer Arne Slot dan pencoretannya dari skuad Liverpool untuk kemenangan Liga Champions baru-baru ini melawan Inter Milan.

Salah mengungkapkan kekecewaannya setelah Liverpool bermain imbang 3-3 dengan Leeds di Liga Premier, mengatakan bahwa dia telah disalahkan atas performa buruk klub dan bahwa hubungannya dengan Slot telah memburuk.

Meskipun Slot membantah adanya keretakan yang tak dapat diperbaiki dan bersikeras bahwa sang penyerang dapat kembali ke tim, Mugharbel mengkonfirmasi bahwa klub-klub Saudi memantau situasi tersebut dengan cermat dan tertarik untuk merekrut pemain internasional Mesir itu.

Berbicara di KTT Sepak Bola Dunia di Riyadh, Mugharbel mengatakan Salah akan disambut di liga Saudi tetapi menekankan bahwa negosiasi akan ditangani oleh masing-masing klub.

Dia mengakui Salah termasuk di antara target liga, yang memicu spekulasi bahwa sang penyerang bisa meninggalkan Liverpool paling cepat Januari meskipun telah menandatangani perpanjangan kontrak dua tahun pada bulan April.

Ketertarikan Arab Saudi pada Salah bukanlah hal baru, mengingat Liverpool pernah menolak tawaran senilai £150 juta dari Al-Ittihad pada September 2023.

Namun, ini menandai pertama kalinya seorang pejabat Liga Pro Saudi secara terbuka membahas situasi pemain tersebut sejak ledakan emosinya baru-baru ini.

Tidak semua klub yakin, dengan ketua Al-Kholood Ben Harburg menggambarkan Salah sebagai “pemain yang tidak cocok” dan menyarankan bintang-bintang muda seperti Vinicius Jr akan menjadi investasi yang lebih baik.

Mantan kapten Liverpool, Steven Gerrard, mendesak agar tetap tenang, dan menggambarkan Salah sebagai sosok yang “emosional dan terburu-buru” dalam komentarnya.

Gerrard mengatakan bahwa rasa frustrasi sang penyerang karena tidak bermain dapat dimengerti, tetapi memperingatkan bahwa kritik publik terhadap klub dan manajer tidak tepat sasaran.

Dia membandingkan situasi tersebut dengan perselisihan Luis Suarez dengan Brendan Rodgers pada tahun 2013, yang akhirnya terselesaikan sebelum Suarez meninggalkan klub setahun kemudian.

Salah telah menjadi figur sentral dalam kesuksesan Liverpool sejak bergabung dari Roma pada tahun 2017, membantu klub meraih dua gelar Premier League dan satu gelar Liga Champions.

Namun, performanya musim ini menurun, dengan hanya mencetak empat gol liga dalam 13 penampilan, sementara Liverpool berada di posisi ke-10 klasemen.

The Reds akan menjamu Brighton akhir pekan ini sebelum Salah berangkat bergabung dengan Mesir untuk Piala Afrika, dan Gerrard menegaskan Liverpool membutuhkan penyerang bintang mereka kembali mencetak gol jika mereka ingin membangkitkan kembali kampanye mereka.

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Juventus bersiap menawarkan kontrak jangka pendek kepada Vlahovic

Juventus masih bisa menawarkan perpanjangan kontrak dua tahun kepada Dusan Vlahovic, meskipun ada minat dari… Baca Selengkapnya

April 30, 2026

Manchester City kecewa dengan jadwal pertandingan

Manchester City merasa frustrasi setelah mendapatkan jadwal pertandingan yang berat di pekan-pekan terakhir musim ini,… Baca Selengkapnya

April 29, 2026

John Stones akan meninggalkan Manchester City setelah 10 tahun penuh trofi

Manchester City telah mengkonfirmasi bahwa bek John Stones akan meninggalkan klub pada akhir musim 2025-26,… Baca Selengkapnya

April 29, 2026

Real Madrid mengkonfirmasi cedera Mbappe, namun masih diragukan untuk El Clasico

Real Madrid telah mengkonfirmasi bahwa penyerang bintang mereka, Kylian Mbappé, mengalami cedera otot selama pertandingan… Baca Selengkapnya

April 28, 2026

Kebangkitan Daizen Maeda yang tepat waktu meningkatkan performa Celtic

Daizen Maeda telah kembali menemukan performa terbaiknya di saat yang tepat bagi Celtic, memberikan dorongan… Baca Selengkapnya

April 28, 2026

Beye berharap bisa finis di zona Eropa

Manajer Olympique Marseille, Habib Beye, masih berharap dapat mengamankan tempat di kompetisi Eropa meskipun baru-baru… Baca Selengkapnya

April 28, 2026