Bola

Lizarazu: Mbappe tidak lagi se-eksplosif dulu

Legenda Prancis Bixente Lizarazu mengkritik pemain bintang Kylian Mbappe, dengan mengatakan dia tidak lagi eksplosif seperti dulu.
Setelah tersingkir dari semifinal Euro 2024 oleh pemenang akhirnya Spanyol, Tim Nasional Prancis terus mengalami kesulitan.
Beberapa bahkan mengatakan perjuangan mereka dimulai setelah final Piala Dunia 2022. ‘Les Bleus’ tersingkir di babak penyisihan grup Liga Bangsa-Bangsa UEFA terkini, dipulangkan oleh Spanyol di semifinal Kejuaraan Eropa, dan kalah di kandang sendiri melawan Italia 3-1 dalam debut mereka di Liga Bangsa-Bangsa saat ini.
Namun, mereka kembali ke jalur kemenangan di pertandingan kedua pertandingan Nations League, mengalahkan Setan Merah Belgia 2-0.
Dengan bintang Real Madrid yang mengalami paceklik gol, Timnas Prancis tampaknya tidak punya ide lain. Namun, Didier Deschamp membuat keputusan besar dengan mencadangkannya saat melawan tim Belgia, dan itu memberi Randal Kolo Muani kesempatan untuk bersinar saat ia membawa juara Dunia 2018 itu unggul sebelum mereka memastikan kemenangan di babak kedua.
Meski Mbappe nyaris mencetak gol setelah masuk di babak kedua, paceklik gol penyerang Real Madrid itu di timnas masih berlanjut. Ia baru mencetak dua gol dalam sepuluh pertandingan terakhirnya bersama Timnas.
Penggemar dan mantan pemain sepak bola Prancis mengkritik Mbappe.
Mbappe mengatakan pada konferensi pers sebelum pertandingan melawan Belgia bahwa ia berada pada tahap dalam hidup dan kariernya di mana ia tidak lagi menempatkan dirinya di bawah tekanan yang tidak semestinya.
“Saya datang, bermain, dan mencoba melakukan yang terbaik untuk membantu Tim. Apa yang dipikirkan orang lain adalah hal yang paling tidak saya khawatirkan.”
Lizarazu, yang merupakan bagian dari skuad pemenang Prancis 1998, bereaksi terhadap komentar kapten Prancis tersebut melalui kolom di ‘L’Equipe.’
Meluncurkan kritik keras terhadap mantan PSG tersebut atas kata-katanya dan kondisi penampilannya saat ini, juara Bundesliga enam kali itu menyatakan keterkejutannya atas komentar tersebut, dan mengatakan bahwa hal itu memalukan.
Mantan bek Prancis itu, yang menunjukkan bahwa kata-kata yang digunakan tidak pantas, menambahkan bahwa hal itu tidak menunjukkan kualitas seorang pemimpin dan tentu saja seorang kapten.
“Anda tidak boleh tidak peka terhadap perasaan para penggemar tim Prancis, terhadap rasa frustrasi yang mungkin mereka pendam, terhadap pertanyaan-pertanyaan yang mungkin mereka miliki,” katanya.
Sembari menyadari bahwa eks pemain PSG itu masih merupakan pencetak gol yang sangat bagus, Lizarazu mengatakan bahwa ia tak lagi menakutkan seperti dulu.
“Kita lihat saja apakah dia benar-benar akan terus berjuang di Tim Nasionalnya atau di Real Madrid atau dia akan menemukan cara untuk membalikkan keadaan.”

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Cedera terus menumpuk bagi Real Madrid meskipun persaingan ketat untuk meraih gelar juara

Kylian Mbappé dijadwalkan menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait cedera lututnya, meskipun belum ada rencana operasi… Baca Selengkapnya

March 3, 2026

Arne Slot mempertanyakan kualitas Arsenal dalam persaingan perebutan gelar

Manajer Liverpool FC, Arne Slot, mengatakan bahwa meningkatnya penekanan pada bola mati telah membuat banyak… Baca Selengkapnya

March 3, 2026

Aubameyang mengungkapkan target gol melawan Lyon setelah kemenangan atas Marseille

Pierre-Emerick Aubameyang sempat berpikir untuk mencetak hat-trick setelah mencetak dua gol untuk mengamankan kemenangan 3-2… Baca Selengkapnya

March 3, 2026

Kiper Manchester United meremehkan pentingnya perannya di Old Trafford

Kiper Manchester United, Senne Lammens, menegaskan bahwa ia "hanyalah orang biasa" meskipun musim lalu ia… Baca Selengkapnya

February 27, 2026

Pires menyerukan kesabaran saat Beye memulai tugasnya di Marseille

Mantan pemain internasional Prancis, Robert Pires, menyerukan kesabaran terhadap Habib Beye saat ia memulai tugasnya… Baca Selengkapnya

February 27, 2026

Stuttgart melaju ke babak 16 besar Liga Europa meskipun Celtic mencetak gol dalam waktu 28 detik

Stuttgart berhasil melaju ke babak 16 besar Liga Europa UEFA setelah meraih kemenangan agregat 4-2… Baca Selengkapnya

February 27, 2026