Bola

Maeda datang menyelamatkan saat Celtic berbagi hasil imbang 1-1 dengan Club Brugge

Di tengah-tengah pasang surut emosi di Celtic Park, Celtic berhasil mengamankan satu poin dalam pertandingan Liga Champions UEFA melawan Club Brugge.
Setelah babak pertama penuh frustrasi, Hoops bangkit di babak kedua, berkat gol penyeimbang dari Daizen Maeda.
Akan tetapi, malam Celtic jauh dari kata mudah, dan pertandingan berakhir dengan banyak momen yang membuat Brendan Rodgers banyak berpikir.
Ini merupakan awal yang buruk bagi Celtic, dengan tim Belgia mengambil kendali sejak awal.
Permainan menekan Brugge menyebabkan Celtic menghadapi berbagai masalah, dan Bhoys kesulitan untuk mendapatkan ritme umpan.
Meskipun mendapat peringatan dini, Celtic tidak dapat menghindari kebobolan gol pembuka pada menit ke-26.
Kesalahan buruk dari Cameron Carter-Vickers membuatnya memainkan bola ke gawangnya sendiri di bawah tekanan, yang memberikan Brugge keunggulan.
Babak pertama berlanjut dengan Brugge yang unggul, dan Celtic tampak kehilangan irama.
Meski begitu, Celtic bukannya tanpa peluang.
Sundulan Reo Hatate yang menukik meleset tipis, dan Hoops semakin menguasai permainan di babak pertama, tetapi mereka tertinggal 1-0 saat turun minum.
Babak kedua dimulai dan semua orang dapat melihat perubahan pada Celtic.
Daizen Maeda langsung mengubah permainan, karena pemain sayap itu mencetak gol brilian hanya 14 menit memasuki babak kedua.
Sentuhan dan penyelesaian yang sempurna membawa Celtic menyamakan kedudukan, membuat para pendukung lega.
Dari sana, Celtic mendominasi penguasaan bola, mendesak Brugge kembali, tetapi tim Belgia itu tetap berbahaya dalam serangan balik.
VAR memainkan peran krusial di tahap akhir, karena gol kedua Brugge dianulir karena offside, memberikan Celtic harapan hidup.
Tuan rumah menekan untuk mencari gol kemenangan namun tidak berhasil dan pertandingan berakhir dengan skor 1-1.
Celtic akan merasa lega karena berhasil menyelamatkan satu poin, tetapi kesalahan pertahanan dan awal yang lambat akan membuat Rodgers khawatir.
Dengan pertandingan yang akan datang, Bhoys perlu menemukan konsistensi dan meningkatkan performa mereka di kedua kotak jika mereka ingin maju ke babak berikutnya di Eropa.

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Spanyol menjadwalkan pertandingan persahabatan melawan Mesir setelah pembatalan Finalissima

Menyusul pembatalan Finalissima antara juara Euro Spanyol dan Argentina, juara Euro 2024 kini akan menghadapi… Baca Selengkapnya

March 17, 2026

Celtic mengincar bintang Hearts, Claudio Braga, senilai £5 juta menjelang jendela transfer musim panas yang krusial

Celtic menghadapi musim panas yang krusial saat mereka berupaya membangun kembali tim setelah musim 2025/26… Baca Selengkapnya

March 17, 2026

Dembélé bereaksi terhadap spekulasi tentang masa depannya menjelang pertandingan melawan Chelsea

Ousmane Dembélé telah bereaksi terhadap spekulasi seputar masa depannya di Paris Saint-Germain setelah memenangkan Ballon… Baca Selengkapnya

March 17, 2026

Pertandingan Finalissima antara Argentina dan Spanyol dibatalkan oleh UEFA

Pertandingan Finalissima yang sangat dinantikan antara tim nasional sepak bola Argentina dan tim nasional sepak… Baca Selengkapnya

March 16, 2026

Como semakin dekat dengan mimpi Liga Champions setelah mengalahkan Roma

Cesc Fabregas berada di ambang mencetak rekor sebagai manajer pertama yang membawa Como ke turnamen… Baca Selengkapnya

March 16, 2026

Kiper remaja Bayern Munich siap menjadi starter di Liga Champions

Bayern Munich kini menghadapi krisis penjaga gawang yang serius menjelang leg kedua babak 16 besar… Baca Selengkapnya

March 16, 2026