Bola

Martinelli selamatkan Arsenal dengan gol penyeimbang di menit akhir melawan Manchester City

Arsenal menyelamatkan satu poin dramatis di Stadion Emirates saat Gabriel Martinelli mencetak gol di masa tambahan waktu untuk mengamankan hasil imbang 1-1 dengan Manchester City dalam pertandingan Liga Primer hari Minggu.

Penyerang asal Brasil itu bekerja sama dengan pemain pengganti Eberechi Eze pada menit ke-93, mengangkat bola melewati Gianluigi Donnarumma untuk menyamakan kedudukan setelah gol pembuka Erling Haaland.

City unggul terlebih dahulu pada menit kesembilan ketika Haaland menyelesaikan umpan Tijjani Reijnders, melanjutkan penampilan klinisnya di awal musim ini.

Tim asuhan Pep Guardiola kemudian menerapkan pendekatan defensif yang tidak biasa, hanya mencatatkan penguasaan bola sebesar 32,8% – terendah yang pernah dicapai tim Guardiola di pertandingan kasta tertinggi. Meskipun formasi mereka sangat rapat, City tampak berada di jalur yang tepat untuk meraih tiga poin hingga intervensi Martinelli di menit-menit akhir.

Arsenal kesulitan menembus pertahanan City yang terorganisir hampir sepanjang pertandingan. Dengan Martin Ødegaard dan Bukayo Saka yang terbatas dalam pengaruh mereka, pasukan Arteta tampak kurang kreatif.

Namun, masuknya Eze di babak kedua menambah energi, dan umpannya yang tepat sasaran memungkinkan Martinelli menghasilkan momen brilian yang menentukan.

Hasil ini membuat Arsenal berada di posisi empat besar tetapi tidak mampu melompat ke posisi kedua, sementara City tetap berada di posisi tengah klasemen setelah awal musim yang tidak konsisten.

Liverpool dipandang sebagai pihak yang paling diuntungkan dari hasil undian tersebut, dengan para pakar menunjukkan bahwa baik Arsenal maupun City telah kehilangan poin dalam perburuan gelar.

Bagi Mikel Arteta, penampilan tersebut menggarisbawahi ketahanan Arsenal dan perjuangan berkelanjutan mereka untuk membuka formasi pertahanan yang kompak.

Bagi Guardiola, pertandingan ini menjadi pengingat betapa tipisnya selisih gol dalam pertandingan-pertandingan berisiko tinggi. Dengan musim yang masih muda, kedua tim akan tahu bahwa peluang yang terlewatkan seperti ini bisa menjadi penentu di kemudian hari dalam perebutan gelar juara.

Juga pada hari Minggu di Liga Premier, Aston Villa mencetak gol pertama mereka di Liga Premier musim ini dalam hasil imbang 1-1 di Sunderland, sementara Bournemouth dan Newcastle United bermain imbang tanpa gol.

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Shelton mengalahkan Alcaraz untuk merebut tempat di semifinal US Open

Ben Shelton mengamankan kemenangan terbesar dalam kariernya dengan mengalahkan juara bertahan Carlos Alcaraz dalam pertandingan… Baca Selengkapnya

September 10, 2026

Mourinho menepis kemungkinan Alexander-Arnold menjadi gelandang reguler

Kecocokan Trent Alexander-Arnold untuk peran gelandang kembali mencuat setelah manajer Real Madrid, Jose Mourinho, menempatkan… Baca Selengkapnya

September 10, 2026

UCL: Marquinhos bicara tentang peluang PSG dan Ballon d’Or

Bek Paris Saint-Germain, Marquinhos, mengakui bahwa akan 'lebih sulit' bagi juara Eropa itu untuk memenangkan… Baca Selengkapnya

September 10, 2026

Harry Kane disebut-sebut sebagai salah satu favorit peraih Ballon d’Or 2026

Striker Bayern Munich, Harry Kane, masuk dalam daftar 30 pemain yang berpotensi meraih Ballon d'Or… Baca Selengkapnya

September 9, 2026

Villa mengamankan kemenangan 3-2 atas Club Brugge

Aston Villa melupakan kesulitan mereka di Premier League dengan memulai kampanye Liga Champions mereka dengan… Baca Selengkapnya

September 9, 2026

Juventus kembali terpukul akibat cedera

Juventus kembali dihantam cedera, karena Manuel Locatelli dan Jeremie Boga bergabung dengan tujuh pemain lainnya… Baca Selengkapnya

September 9, 2026