Bola

Masa depan Rodgers di Celtic diragukan di tengah performa buruk dan keresahan penggemar

Celtic Park dilanda ketidakpastian mengenai masa depan Brendan Rodgers sebagai manajer. Setelah serangkaian hasil mengecewakan dan meningkatnya protes suporter, keraguan tentang keberlanjutannya di klub semakin meningkat.

Rodgers, yang kontraknya berakhir musim panas mendatang, baru-baru ini menyatakan keterbukaannya untuk bertahan jika “kondisinya tepat.”

Namun, orang dalam mengungkapkan meningkatnya rasa frustrasi terhadap struktur klub dan kurangnya dukungan pasar transfer, yang membuat kemungkinan itu semakin tidak mungkin.

Suasana di Celtic Park telah memburuk drastis dalam beberapa pekan terakhir. Demonstrasi suporter, pengawasan ketat terhadap strategi rekrutmen, dan reaksi keras terhadap kurangnya ambisi dewan telah memicu ketegangan.

Meskipun Rodgers menepis adanya dampak langsung dari protes tersebut terhadap performa tim, insiden tersebut menggarisbawahi lingkungan yang tegang yang menyelimuti kampanye Celtic.

Kini, dengan tekanan yang meningkat pada Rodgers untuk membangkitkan kembali semangat melalui hasil yang membaik, dewan menghadapi pemeriksaan yang lebih ketat menjelang jendela transfer Januari.

Kehilangan manajer untuk kedua kalinya akan memberikan pukulan telak, terutama di tengah ketidakpastian yang ada dalam perekrutan, hubungan penggemar, dan performa di lapangan.

Tanpa perombakan signifikan dalam pendekatan dewan, Celtic berisiko mengalami pergolakan manajerial lagi sebelum musim berikutnya dimulai.

Rodgers tetap menantang, secara terbuka berkomitmen untuk meningkatkan performa dan memaksimalkan potensi skuad saat ini.

Namun, seiring meningkatnya pengawasan dan semakin dekatnya keputusan penting, tanda-tanda menunjukkan situasi yang tidak berkelanjutan. Konsensus yang berkembang menunjukkan bahwa ahli taktik Irlandia tersebut mungkin tidak membayangkan masa tinggal yang lama di Parkhead.

Saat Celtic bersiap menghadapi serangkaian pertandingan krusial, pertempuran sesungguhnya melampaui lapangan sepak bola. Dewan direksi, manajer, dan penggemar harus berkontribusi bersama untuk membangun kembali kohesi—jika tidak, gangguan di luar lapangan akan terus berlanjut.

Celtic selanjutnya akan berlaga di Liga Europa saat mereka menjamu Sturm Graz di Celtic Park. Kemenangan dibutuhkan untuk mengangkat semangat klub karena Rodgers dan pasukannya ingin melupakan masa-masa sulit mereka belakangan ini.

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Bintang Arsenal membantah rumor kepindahan ke Real Madrid

Martin Zubimendi menepis spekulasi yang mengaitkannya dengan kepindahan ke Real Madrid, dan menegaskan bahwa raksasa… Baca Selengkapnya

February 5, 2026

Palladino siap menghadapi ujian berat Juventus

Manajer Atalanta, Raffaele Palladino, bertekad untuk melangkah lebih jauh di Coppa Italia saat mereka bersiap… Baca Selengkapnya

February 5, 2026

Sakitnya Harry Kane Menimbulkan Keraguan atas Pertandingan Penting Bayern Munich Melawan Hoffenheim

Bayern Munich menghadapi potensi kemunduran karena striker bintang mereka, Harry Kane, absen dari latihan tim… Baca Selengkapnya

February 5, 2026

Pemain muda Real Madrid disarankan untuk belajar dari Yamal

Pemain muda Real Madrid, Franco Mastantuono, didesak untuk lebih tangguh dan menunjukkan keberanian yang lebih… Baca Selengkapnya

February 4, 2026

Bayern Munich dilanda gelombang cedera baru menjelang laga krusial melawan Hoffenheim

Dalam perkembangan yang mengkhawatirkan bagi Bayern Munich, bek Josip Stanisic terpaksa meninggalkan sesi latihan Selasa… Baca Selengkapnya

February 4, 2026

Mancini akan mengenakan masker karena hidungnya patah saat Zaragoza memulai petualangan bersama Roma

Bek Roma, Gianluca Mancini, akan mengenakan masker pelindung menjelang pertandingan berikutnya setelah menjalani operasi untuk… Baca Selengkapnya

February 4, 2026