Bola

Messi memimpin kebangkitan Argentina yang menakjubkan melawan Mesir

Juara bertahan Argentina menciptakan salah satu kebangkitan terbesar dalam sejarah Piala Dunia FIFA, membalikkan defisit dua gol untuk mengalahkan Mesir 3-2 dalam pertandingan babak 16 besar di Stadion Atalanta dan memastikan tempat di perempat final.

Tim asuhan Lionel Scaloni tampaknya akan tersingkir sebelum tiga gol di menit-menit akhir dalam 11 menit terakhir menyelesaikan perubahan dramatis, dan Argentina kini akan menghadapi pemenang pertandingan babak 16 besar antara Swiss dan Kolombia.

Mesir mengejutkan juara dunia dengan unggul di menit ke-15 ketika Yasser Ibrahim menyundul bola hasil umpan silang Marwan Attia.

Firaun tampak sepenuhnya mengendalikan permainan setelah Mostafa Zico menggandakan keunggulan mereka pada menit ke-67 menyusul serangan balik cepat, menempatkan Argentina di ambang tersingkir lebih awal dari Piala Dunia.

Sebelumnya, Mesir juga sempat melihat gol mereka dianulir, menambah kontroversi pada pertandingan yang sudah tegang ini.

Kebangkitan Argentina dimulai pada menit ke-79 ketika bek Cristian Romero menyundul bola masuk ke gawang setelah menerima umpan akurat dari Lionel Messi untuk memperkecil selisih skor.

Hanya empat menit kemudian, Messi menebus kegagalan penalti sebelumnya dengan tenang menyelesaikan umpan silang Gonzalo Montiel untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2, memicu selebrasi meriah di antara para pendukung Argentina di dalam stadion berkapasitas 68.239 penonton tersebut.

Saat pertandingan memasuki waktu tambahan, Enzo Fernández menyelesaikan kebangkitan luar biasa tersebut dengan menyundul bola ke gawang setelah menerima umpan dari Lautaro Martínez pada menit kedua waktu tambahan.

Messi kini telah berkontribusi dalam 16 gol dalam sembilan penampilan terakhirnya di Piala Dunia, mencetak 13 gol dan memberikan tiga assist.

Kemenangan ini juga mencetak rekor baru Piala Dunia, yaitu poin terlama dalam sebuah pertandingan di mana sebuah tim berhasil bangkit dari defisit dua gol untuk menang tanpa memerlukan waktu tambahan.

Kemenangan dramatis Argentina menjaga peluang mereka mempertahankan gelar tetap hidup dan memperkuat reputasi mereka sebagai tim yang mampu tampil gemilang di bawah tekanan, sementara Mesir tersingkir dari turnamen dengan hati yang hancur setelah hampir saja meraih salah satu kemenangan mengejutkan terbesar dalam sejarah Piala Dunia.

 

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Real Madrid mencapai kesepakatan dengan pemain muda Pantai Gading

Real Madrid hampir menyelesaikan perekrutan penyerang Pantai Gading yang sangat berbakat, Yan Diomande, dari RB… Baca Selengkapnya

July 27, 2026

Lazio tertarik pada Musah dan Gimenez; Amorim ingin Estupinan tetap bertahan

Lazio sedang memantau situasi dua pemain AC Milan, Yunus Musah dan Santiago Gimenez, setelah mereka… Baca Selengkapnya

July 27, 2026

Bayern Munich dengan tegas membantah rumor transfer Michael Olise ke Real Madrid

Direktur olahraga Bayern Munich, Christoph Freund, sekali lagi membantah rumor yang terus beredar yang menghubungkan… Baca Selengkapnya

July 27, 2026

Juara Piala Dunia membela bintang Argentina

Gelandang Spanyol, Gavi, membela Leandro Paredes dari Argentina, dan menegaskan bahwa gelandang tersebut seharusnya tidak… Baca Selengkapnya

July 23, 2026

Phil Foden menandatangani perpanjangan kontrak dengan Manchester City

Gelandang Manchester City, Phil Foden, telah menandatangani kontrak baru berdurasi empat tahun yang akan membuatnya… Baca Selengkapnya

July 23, 2026

Liverpool bersaing dengan PSG untuk mendapatkan Akliouche

Liverpool telah menyatakan minat pada Maghnes Akliouche setelah melakukan pendekatan ke Monaco terkait potensi perekrutan… Baca Selengkapnya

July 23, 2026