Bola

Osimhen menginspirasi Nigeria meraih kemenangan perpanjangan waktu atas Gabon di play-off Piala Dunia

Nigeria memastikan tempat mereka di babak final play-off Piala Dunia FIFA 2026 zona Afrika dengan kemenangan mendebarkan 4-1 melalui perpanjangan waktu atas Gabon di Rabat pada Kamis malam.

Super Eagles, yang dipimpin oleh Eric Chelle, bangkit dari gol penyeimbang di menit akhir untuk mengamankan kemenangan berkat gol dari Chidera Ejuke dan dua gol dari Victor Osimhen.

Pertandingan di Stade Prince Moulay El Hassan berlangsung sangat alot setelah waktu normal, dengan Akor Adams membawa Nigeria unggul pada menit ke-78 sebelum tendangan Mario Lemina yang terdefleksi menyamakan kedudukan untuk Gabon hanya satu menit sebelum waktu berakhir.

Namun, Super Eagles menunjukkan tekad mereka di perpanjangan waktu saat Ejuke mengembalikan keunggulan pada menit ke-97, sebelum Osimhen mencetak dua gol secara berurutan untuk memastikan kemenangan telak.

Osimhen, yang kini telah mencetak delapan gol dalam tujuh penampilan kualifikasi Piala Dunia, melepas masker dan kausnya untuk merayakan gol pertamanya malam itu.

Kegembiraan yang ditunjukkannya mencerminkan kelegaan sekaligus tekad setelah menyia-nyiakan peluang krusial untuk memenangkan pertandingan di masa injury time babak normal. Striker Galatasaray itu menebus kesalahannya lima menit memasuki babak kedua perpanjangan waktu, dengan menyelesaikannya dengan akurat untuk memastikan kemenangan Nigeria.

Nigeria, yang diganggu masalah di luar lapangan awal minggu ini akibat boikot pemain akibat bonus yang belum dibayarkan, tidak menunjukkan tanda-tanda gangguan di lapangan.

Mereka mendominasi sebagian besar permainan di bawah hujan lebat, dengan Osimhen dan Adams mengancam sejak awal dan kiper Gabon Loyce Mbaba melakukan beberapa penyelamatan yang mengesankan.

The Panthers mengandalkan serangan balik dan sempat yakin mereka telah mendapatkan penalti akibat pelanggaran yang dilakukan Bright Osayi-Samuel, tetapi tinjauan VAR yang panjang memutuskan sebaliknya.

Dari sisi pertahanan, Super Eagles dipimpin oleh Benjamin Fredrick yang berusia 20 tahun, yang tampil mengesankan dalam meredam penyerang kunci Gabon, Pierre-Emerick Aubameyang dan Denis Bouanga.

Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan pelatih kepala Eric Chelle sejak mengambil alih pada bulan Januari, menjadikannya orang Afrika non-Nigeria pertama yang memimpin tim.

Pengangkatannya, yang awalnya disambut dengan skeptisisme, kini telah membuahkan hasil nyata karena Nigeria semakin dekat untuk kembali ke panggung global.

Nigeria kini akan menghadapi pemenang pertandingan Kamerun melawan RD Kongo di final play-off hari Minggu. Pemenang pertandingan tersebut akan melaju ke kualifikasi antarbenua yang diikuti enam tim pada Maret 2026, di mana dua tempat terakhir di Piala Dunia akan ditentukan.

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Bek Liverpool bertekad untuk tetap di Anfield

Bek Liverpool, Andy Robertson, mengatakan bahwa ia ingin tetap berada di Anfield setelah kontraknya berakhir… Baca Selengkapnya

January 16, 2026

Bayern Munich dilanda krisis bek kanan karena Laimer terancam absen lama

Perjalanan impresif Bayern Munich di Bundesliga sedikit terhambat dengan kabar bahwa bek kanan serbaguna Konrad… Baca Selengkapnya

January 16, 2026

AC Milan siap merekrut striker muda

AC Milan berupaya keras untuk mendatangkan striker berusia 18 tahun, Andrej Kostic, pada bursa transfer… Baca Selengkapnya

January 16, 2026

Arsenal mengejutkan Chelsea dalam laga pembuka semifinal Piala Liga yang dramatis

Arsenal merusak debut kandang manajer baru Chelsea, Liam Rosenior, dengan kemenangan susah payah 3-2 di… Baca Selengkapnya

January 15, 2026

Real Madrid tersingkir oleh Albacete dari liga bawah di Copa Del Rey

Real Madrid secara mengejutkan tersingkir dari Copa del Rey setelah dikalahkan 3-2 oleh tim Segunda… Baca Selengkapnya

January 15, 2026

Parma menggagalkan upaya Napoli dalam hasil imbang tanpa gol

Parma mampu menahan Napoli dengan hasil imbang ketiga berturut-turut di Serie A, setelah keputusan offside… Baca Selengkapnya

January 15, 2026