Bola

Pelatih Portugal memuji Vitinha saat tim menunjukkan ketahanan dalam hasil imbang melawan Meksiko

Pelatih kepala Portugal, Roberto Martinez, menyatakan kegembiraannya atas ketenangan timnya setelah mereka berjuang meraih hasil imbang tanpa gol melawan Meksiko di Mexico City pada hari Sabtu, bahkan tanpa gelandang bintang Vitinha sepanjang babak pertama.

Gelandang Paris Saint-Germain itu dimasukkan pada babak kedua dan langsung menunjukkan kehadirannya, mencatatkan jumlah sentuhan terbanyak kedua di antara semua pemain di lapangan dengan 74 sentuhan.

Dia juga melakukan 70 percobaan umpan dan berhasil menyelesaikan 67 di antaranya, yang merupakan jumlah tertinggi kedua dalam pertandingan tersebut.

Yang paling mengesankan, tidak ada pemain lain yang mengirimkan lebih banyak bola ke sepertiga lapangan akhir selain Vitinha, yang berhasil melakukan 27 operan semacam itu.

Kemampuannya untuk mengatur permainan dan menghubungkan pertahanan dengan serangan terlihat jelas sejak pertama kali ia melangkah ke lapangan.

Namun, Martinez juga senang dengan penampilan Portugal selama absennya Vitinha. Dalam 45 menit pertama, tim Eropa tersebut menciptakan 0,63 expected goals (xG) sementara membatasi Meksiko hanya pada 0,12 xG, menunjukkan kontrol yang jelas dan soliditas pertahanan meskipun kehilangan salah satu pemain paling kreatif mereka.

Setelah pertandingan, pelatih asal Portugal itu memberikan pujian setinggi langit kepada pemain berusia 25 tahun tersebut. “Kontrol bolanya, pertahanannya yang solid, dan kemampuannya membawa permainan ke arah yang dibutuhkan membuatnya luar biasa. Dia adalah pemain kunci bagi kami,” kata Martinez.

Pelatih menyoroti perpaduan unik antara kehebatan teknis, ketenangan di bawah tekanan, dan kecerdasan taktis Vitinha, kualitas yang telah membuatnya tak tergantikan di lini tengah Portugal.

Hasil imbang tersebut menjadi langkah penting lainnya dalam persiapan Portugal untuk Piala Dunia mendatang.

Dengan semakin dekatnya turnamen, tim menggunakan pertandingan persahabatan ini untuk menyempurnakan formasi, menguji kedalaman skuad, dan membangun kepercayaan diri melawan lawan yang kuat.

Hasil pertandingan hari Sabtu, meskipun bukan kemenangan, menunjukkan keseimbangan dan ketahanan yang dicari Martinez.

Selanjutnya, Portugal akan menghadapi Amerika Serikat dalam pertandingan persahabatan lainnya. Pertandingan ini menawarkan kesempatan lain bagi skuad untuk mempertajam kemampuan menyerang mereka dan bagi pemain seperti Vitinha untuk terus membangun kebugaran dan ritme pertandingan.

Seiring semakin dekatnya hitung mundur menuju Piala Dunia, setiap menit di lapangan (baik sebagai starter maupun dari bangku cadangan) terbukti sangat berharga bagi kampanye ambisius Portugal.

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Spanyol mengalahkan Argentina di babak perpanjangan waktu untuk memenangkan gelar Piala Dunia FIFA kedua mereka

Spanyol dinobatkan sebagai juara Piala Dunia FIFA untuk kedua kalinya dalam sejarah mereka setelah mengalahkan… Baca Selengkapnya

July 20, 2026

Roma tertarik pada dua pemain Premier League

AS Roma tertarik untuk mendatangkan Alejandro Garnacho dan Crysencio Summerville dari Chelsea dan West Ham.… Baca Selengkapnya

July 20, 2026

Deportivo La Coruna menandatangani Pierre-Emerick Aubameyang

Pierre-Emerick Aubameyang telah kembali ke sepak bola Spanyol, menandatangani kontrak dua tahun dengan Deportivo La… Baca Selengkapnya

July 20, 2026

Spanyol dan Argentina bentrok di final Piala Dunia

Spanyol dan Argentina akan bertemu di final Piala Dunia FIFA 2026 di New York New… Baca Selengkapnya

July 17, 2026

Thomas Tuchel membela taktiknya setelah kalah di semifinal

Pelatih Inggris Thomas Tuchel membela pendekatannya setelah kekalahan 2-1 dari Argentina di semifinal Piala Dunia.… Baca Selengkapnya

July 17, 2026

Prancis dan Inggris berebut medali peringkat ketiga

Prancis dan Inggris berusaha menutup Piala Dunia 2026 dengan hasil positif setelah gagal mencapai final.… Baca Selengkapnya

July 17, 2026