Bola

Performa bintang lima Inter membuat Lecce kesulitan

Inter Milan menghancurkan Lecce dalam pertandingan Serie A mereka dengan penampilan luar biasa yang membuat mereka memegang kendali permainan sepanjang pertandingan.
Juara Serie A itu butuh waktu enam menit untuk membuka keunggulan lewat Davide Fratessi. Marcus Thuram mencegat umpan lambat dari Guilbert, yang mencoba mengopernya kembali ke Baschirotto, dan pemain Prancis itu menggiring bola ke kotak penalti dan mengopernya ke Frattesi yang dengan mudah memanfaatkan umpan tersebut.
Inter nyaris menggandakan kedudukan tiga menit kemudian, namun Stefan De Vrij gagal memanfaatkan umpan silang, dan Darmian menepisnya menjadi tendangan sudut Lecce.
Pemain asal Belanda itu mendapat kartu kuning wasit akibat pelanggaran profesional akibat gerakan serangan balik Lecce.
Dumfries bergerak ke sisi kanan dan berguling ke arah Thuram, tetapi Pierotti melakukan intersepsi geser yang menentukan, yang berujung pada serangan balik ketika De Vrij mendapat kartu kuning karena pelanggaran terhadap Krstovic.
Inter mengira mereka akhirnya mendapatkan gol kedua, tetapi gol itu dianulir karena Carlos Augusto sedikit offside, memulai pergerakan terlalu cepat sebelum umpan terobosan Lautaro Martinez.
Inter kembali mencetak gol semenit kemudian, tetapi kembali dianulir karena offside. Thuram menerima umpan terobosan, yang lolos dari jebakan offside, dan dengan senang hati mengumpankannya kepada Frattesi yang berhasil menyambar bola dari jarak 10 yard tanpa gangguan. Namun, gol tersebut tidak disahkan karena offside lain yang disebabkan oleh penyerang Prancis tersebut.
Dorgu dari Lecce hampir menyamakan kedudukan bagi tuan rumah setelah melakukan beberapa kali belokan, tetapi tendangannya yang menyudut justru melebar di muka gawang.
Inter akhirnya menggandakan keunggulan mereka melalui kapten Lautaro Martinez. Baschirotto kembali dirampok di sepertiga akhir oleh sang kapten, yang menerobos masuk dan melepaskan tendangan keras kaki kiri ke sudut atas dekat dari dalam kotak penalti.
Lecce kembali ke babak kedua dengan permainan hebat yang hampir memberi mereka harapan, tetapi Inter menambah gol ketiga melawan arah permainan. Martinez berlari mengejar bola, menyundulnya ke arah bendera sudut, memanfaatkannya untuk menarik pemain bertahan lawan. Tendangan tumit belakangnya membuat Dumfries dapat bergerak ke arah lain dan melepaskan tendangan ke sudut bawah gawang.
Striker Inter, Taremi, mencetak gol keempat melalui titik penalti setelah Fratessi dilanggar di kotak penalti oleh Falconer. Striker Iran itu mencetak gol pertamanya di Serie A saat ia dengan tenang menyapu bola dengan bagian dalam sepatu kanan ke sudut bawah gawang.

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Lucas Digne siap kembali ke PSG

Bek kiri internasional Prancis, Lucas Digne, akan kembali ke Paris Saint-Germain setelah musim yang sukses… Baca Selengkapnya

July 21, 2026

Federasi Sepak Bola Italia membujuk Pep Guardiola untuk mengisi posisi kosong

Pep Guardiola dilaporkan telah didekati oleh Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) untuk menjadi pelatih kepala… Baca Selengkapnya

July 21, 2026

Arsenal mengincar pemain sayap Pantai Gading, sementara Aston Villa merekrut gelandang Wolves

Arsenal mengalihkan perhatian ke Yan Diomande setelah gagal mendapatkan Morgan Rogers. Arsenal dilaporkan telah mengalihkan… Baca Selengkapnya

July 21, 2026

Spanyol mengalahkan Argentina di babak perpanjangan waktu untuk memenangkan gelar Piala Dunia FIFA kedua mereka

Spanyol dinobatkan sebagai juara Piala Dunia FIFA untuk kedua kalinya dalam sejarah mereka setelah mengalahkan… Baca Selengkapnya

July 20, 2026

Roma tertarik pada dua pemain Premier League

AS Roma tertarik untuk mendatangkan Alejandro Garnacho dan Crysencio Summerville dari Chelsea dan West Ham.… Baca Selengkapnya

July 20, 2026

Deportivo La Coruna menandatangani Pierre-Emerick Aubameyang

Pierre-Emerick Aubameyang telah kembali ke sepak bola Spanyol, menandatangani kontrak dua tahun dengan Deportivo La… Baca Selengkapnya

July 20, 2026