Bola

Pertandingan Nice-Marseille yang terbengkalai dijadwalkan ulang pada 27 Oktober

Pertandingan Ligue 1 yang ditinggalkan antara OGC Nice dan Olympique Marseille telah dijadwalkan ulang pada 27 Oktober.

Pertandingan dinyatakan batal karena masalah penonton.

Mereka juga mendapat hukuman untuk masing-masing tim saat Nice mendapat pengurangan dua poin, dengan satu poin diskors sementara beberapa staf Marseille diberi larangan bermain. Mereka yang terkena dampak termasuk bek Marseille Alvaro Gonzalez dan fisioterapis Pablo Fernandez.

Pertandingan awalnya dihentikan pada 22 Agustus setelah para penggemar melemparkan proyektil dan menyerbu lapangan. Kemudian dinyatakan terbengkalai.

Keputusan ini diumumkan oleh badan pengatur Ligue 1 Prancis Liga Profesional Prancis (LFP) pada hari Senin. Menurut putusan dari badan sepak bola, pertandingan akan dimainkan di lokasi netral yang akan ditentukan kemudian.

Waktu tersisa lima belas menit menjelang akhir pertandingan sebelum perkelahian terjadi setelah pendukung tuan rumah melemparkan proyektil dan menyerbu lapangan.

Sebagai bagian dari hukuman, LFP memerintahkan Nice untuk memainkan pertandingan kandang berikutnya secara tertutup, sambil menunggu hasil penyelidikan.

Nice berada di urutan ke-4 dalam klasemen, tetapi pengurangan poin membuat mereka turun ke tempat kelima, menghasilkan satu poin di belakang Marseille.

Mereka sejauh ini mengumpulkan enam poin dari tiga pertandingan setelah memenangkan pertandingan mereka akhir pekan lalu untuk pindah ketiga dan keempat.

Fernandez, seorang fisioterapis Marseille sekarang diskors hingga Juni karena keterlibatannya dalam perkelahian itu, sementara Gonzalez diberi skorsing dua pertandingan.

Dimitri Payet beruntung karena dia lolos dengan hukuman percobaan satu pertandingan. Playmaker terkena botol selama pertandingan dan jatuh ke tanah.

Membalas, dia bangkit dan melemparkannya ke fans tuan rumah, yang membuat sejumlah besar pendukung Nice menyerbu lapangan.

Situasi tersebut menyebabkan baku tembak antara pemain dan anggota staf ketika petugas keamanan dan polisi anti huru hara berjuang untuk mendapatkan kembali kendali.

Marseille menolak untuk kembali ke lapangan setelah keadaan normal kembali dengan Nice memimpin 1-0.

Ditulis oleh Oladipupo Mojeed

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Website Admin

Tulisan Terbaru

Liverpool, Manchester City Imbang dengan Real Madrid di Fase Liga Champions

Liverpool dan Manchester City akan berhadapan dengan pemenang 15 kali Real Madrid dalam fase liga… Baca Selengkapnya

August 29, 2025

Pemain muda Bayern tampil impresif, Kompany memuji Lennart

Pada musim pertama Vincent Kompany sebagai manajer Bayern Munich, DFB-Pokal dimulai dengan kuat dengan dua… Baca Selengkapnya

August 29, 2025

Juventus berikan kabar terbaru tentang Vlahovic dan Savona

Sekarang sudah pasti bahwa striker Juventus Dusan Vlahovic tidak akan meninggalkan klub musim panas ini.… Baca Selengkapnya

August 29, 2025

One Piece FC Raih Posisi 4 di Dafanews Cup 2025

Samarinda, 9 Agustus 2025 — Tim One Piece FC berhasil meraih posisi 4 dalam ajang… Baca Selengkapnya

August 28, 2025

Pakkojang FC Sabet Juara 1 Turnamen Majelis Cup 2025

Samarinda, 24 Agustus 2025 — Kesebelasan Pakkojang FC sukses mengukuhkan diri sebagai juara 1 pada… Baca Selengkapnya

August 28, 2025

FINAL BABAYO DAN RDA FC PADA TURNAMEN DAFANEWS CUP 2025

RDA FC Juara Dafanews Cup 2025, Babayo FC Harus Puas Jadi Runner-up Samarinda, 9 Agustus… Baca Selengkapnya

August 28, 2025