Dafanews Indonesia

DafaNews Berita Olahraga Terbaik & Berita Utama terbaru

Dan Evans Mempertahankan Jalur Kemenangan Setelah Mengalahkan Frances Tiafoe di European Open

Tenis   |   October 22, 2020

JOIN NOW!
VIEW MARKET

Petenis Inggris Dan Evans telah memenangkan dua pertandingan berturut-turut setelah mengatasi tantangan pemain Amerika Frances Tiafoe di European Open di Antwerp.

Sejak dimulainya kembali ATP Tours setelah jeda virus corona pada bulan Agustus, Evans mampu merangkai kemenangan beruntun untuk pertama kalinya. Prestasi ini sekarang mengulang kembali enam turnamen sebelumnya saat ia tampil di semifinal Dubai pada Februari.

Evans, pemain nomor satu Inggris, kini memenangkan pertandingan berturut-turut di ATP Tour untuk pertama kalinya sejak Februari. Kemenangan itu memberinya tiket perempat final Eropa Terbuka.

Pemain nomor 35 dunia itu mengalahkan petenis Amerika 7-6 (7-3) 6-2 di Antwerp untuk bertemu dengan unggulan ketiga asal Rusia Karen Khachanov atau petenis Belgia Zizou Bergs di delapan besar.

Dalam pertandingan terakhirnya, petenis berusia 30 tahun itu mengakhiri kekalahan lima pertandingan dengan kemenangan tiga set atas petenis kualifikasi Italia Salvatore Caruso di babak pembukaan Eropa Terbuka.

Evans kalah pada putaran pertama dari tiga turnamen lapangan tanah liat yang ia ikuti. Ia terakhir kali dikalahkan melawan Stan Wawrinka di St Petersburg minggu lalu.

Kemenangan terakhirnya terjadi pada 1 September di AS Terbuka sebelum mengalahkan petenis Italia 6-2 3-6 6-3.

Mengalahkan Taifoe yang merupakan petenis peringkat 63 dunia di babak kedua diharapkan bisa menjadi pendorong kepercayaan diri bagi pemain berusia 30 tahun itu.

Pemain Inggris lainnya, Cameron Norrie, mendapat tiket putaran kedua dengan kemenangan 6-3 7-6 (7-4) atas petenis kualifikasi lainnya, Emil Ruusuvuori, untuk bertemu dengan unggulan kelima Milos Raonic atau mantan pemain Inggris Aljaz Bedene.

Menjadi pemenang gelar Antwerpen dalam dua tahun terakhir, dia bisa menjadikannya gelar ke tiga. Pemain Inggris lainnya yang telah mengangkat gelar termasuk Kyle Edmund pada 2018 dan Andy Murray tahun lalu.

Sementara itu, pemain berusia 30 tahun itu sedang mencari pelatih baru tahun depan setelah kemitraannya yang sukses dengan Mark Hilton akan segera berakhir. Disimpulkan bahwa ini adalah kesepakatan bersama.
Hilton akan kembali bekerja penuh waktu untuk Lawn Tennis Association pada akhir musim.

Petenis nomor satu Inggris di bawah pelatih dalam 12 bulan terakhir, mencapai peringkat tertinggi dalam karirnya ke-28.

Ditulis oleh Oladipupo Mojeed

×
Embed Code