Bek Arsenal Gabriel akan absen hingga akhir musim setelah menjalani operasi hamstring. Bek asal Brasil itu mengalami cedera pada babak pertama saat Arsenal menang 2-1 atas Fulham di Stadion Emirates pada hari Selasa. Gabriel telah menjadi pemain kunci Arsenal musim ini, tampil sebagai starter dalam 28 dari 30 pertandingan Liga Primer dan membantu klub tersebut meraih rekor pertahanan terbaik di divisi tersebut dengan kebobolan 25 gol.
Absennya pemain berusia 27 tahun itu diperkirakan akan berdampak signifikan pada tim, dengan data dari Premier League Injuries menunjukkan bahwa persentase kemenangan Arsenal turun signifikan saat ia tidak tampil. Sejak debut liganya, Arsenal telah memenangkan 63,5% dari 159 pertandingan yang dimainkan Gabriel, tetapi hanya 40,9% dari 22 pertandingan yang tidak dimainkannya.
Cedera Gabriel adalah cedera hamstring ke-119 di Liga Primer musim ini, dengan rata-rata empat cedera otot per putaran pertandingan. Musim lalu terjadi 163 cedera hamstring, tertinggi dalam lima tahun, menurut data dari Premier Injuries.
Arsenal saat ini berada di posisi kedua di Liga Primer, tertinggal 12 poin dari pemuncak klasemen Liverpool dengan delapan pertandingan tersisa. The Gunners juga akan menghadapi juara bertahan Real Madrid di perempat final Liga Champions, dengan pertandingan pertama dijadwalkan pada 8 April di Stadion Emirates.
Klub telah mengonfirmasi bahwa Gabriel akan menjalani prosedur operasi perbaikan hamstringnya dalam beberapa hari mendatang dan akan memulai program pemulihan dan rehabilitasi. Ia diharapkan siap untuk memulai musim 2025-26.
Absennya Gabriel akan menjadi pukulan telak bagi upaya Arsenal untuk meraih gelar juara, tetapi tim akan berusaha untuk bangkit dari cedera dan terus berjuang dalam pertandingan-pertandingan yang tersisa. The Gunners perlu menemukan cara untuk mempertahankan soliditas pertahanan mereka tanpa Gabriel, yang telah menjadi anggota penting tim musim ini.