Dalam perkembangan dramatis di hari terakhir bursa transfer, Celtic dengan tegas menolak tawaran £25 juta dari Nottingham Forest untuk gelandang tersebut.
Arne Engels, menandai penolakan tawaran ketiga dari klub Liga Premier tersebut.
Klub Inggris tersebut, yang sangat membutuhkan penguatan lini tengah mereka di jam-jam terakhir jendela transfer Januari, telah mengejar talenta Belgia itu secara agresif, tetapi tekad Celtic tetap tak tergoyahkan.
Mantan manajer Celtic, Martin O’Neill, ikut berkomentar mengenai saga ini, menyampaikan pesan tegas bahwa hanya tawaran fantastis sebesar £100 juta yang akan mempengaruhi dewan direksi Parkhead. “Itulah angka yang dibutuhkan untuk mempertimbangkan melepasnya,” kata O’Neill, menggarisbawahi tingginya nilai aset klub tersebut.
Meskipun 25 juta poundsterling merupakan jumlah yang menggiurkan, yang hanya dilampaui dalam sejarah Celtic oleh penjualan Matt O’Riley seharga 30 juta poundsterling 18 bulan sebelumnya, penolakan tersebut menandakan dukungan kuat untuk manajer saat ini, Brendan Rodgers, dan visinya untuk tim.
Engels, yang datang sebagai pengganti langsung O’Riley, dengan cepat menjadi sangat diperlukan sejak Rodgers kembali memimpin tim.
Pemain berusia 22 tahun ini telah mengukuhkan posisinya di tim inti, menunjukkan ketenangan dalam menguasai bola, kecerdasan taktis, dan kemampuan untuk mematahkan serangan lawan.
Penampilannya sangat penting dalam dominasi Celtic di kompetisi domestik, membantu mempertahankan keunggulan mereka di Liga Utama Skotlandia dan berkontribusi pada kemenangan penting di kompetisi Eropa.
Namun, perjalanan Engels tidak tanpa hambatan. Awal musim ini, setelah kedatangan pemain muda Swedia Benjamin Nygren, gelandang tersebut secara terbuka menantang Rodgers terkait minimnya kesempatan bermain sebagai starter.
Sikap Celtic tidak hanya melindungi pemain inti tetapi juga mengirimkan pesan kepada para rival: skuad mereka tidak untuk dijual dengan harga murah.
Seiring waktu terus berjalan, perhatian beralih ke apakah Forest akan mengalihkan serangan ke target lain atau apakah eskalasi di menit-menit terakhir masih bisa terjadi.
Bagi Celtic, mempertahankan Engels memperkuat ambisi mereka untuk meraih trofi, menegaskan strategi mereka dalam membangun tim yang tangguh dan kompetitif di bawah bimbingan Rodgers.

















