VfB Stuttgart mengamankan DFB Pokal pertama mereka pada tahun 2012/13 setelah mengalahkan RB Leipzig 2-1 dengan gol dari Angelo Stiller, Nick Woltemade, dan Jamie Leweling.
Tim asuhan Sebastian Hoeneß harus menahan tekanan dari tim tamu setelah unggul lebih dulu di setiap babak, tetapi tetap tangguh dalam bertahan dan klinis dalam menyerang untuk melaju ke final Piala Jerman melawan tim 3. Liga Arminia Bielefeld.
Meski tidak pernah menang dalam enam pertandingan Bundesliga terakhir mereka menjelang pertandingan Rabu, Stuttgart bermain dengan percaya diri di menit-menit pembukaan.
Umpan silang Jamie Leweling disambut dengan tendangan voli oleh Maximilian Mittelstädt di tiang jauh, yang tembakannya dibelokkan ke atas.
Leipzig gagal menepis tendangan sudut yang dihasilkan, yang disambut oleh Angelo Stiller. Dengan kaki kanannya yang lemah, pemain internasional Jerman yang baru saja memperkuat timnas itu melepaskan tembakan ke sudut gawang melewati Maarten Vandevoordt setelah lima menit.
Ermedin Demirovic kemudian memaksa Vandevoordt melakukan penyelamatan lagi, tetapi Leipzig lah yang menikmati tekanan lebih lama.
Loïs Openda memaksa Alexander Nübel melakukan penyelamatan gemilang di bawah mistar setelah 15 menit sebelum menguji kiper Jerman itu lagi.
Gagal memanfaatkan peluang dari pemain Belgia itu, peluang terbaik Leipzig datang dari pemain berusia 25 tahun itu saat VfB bermain dengan lima bek saat tidak menguasai bola. Ridle Baku memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan sebelum jeda, tetapi tendangan kaki kirinya melebar tipis dari tiang gawang Nübel.
Seperti babak pertama, babak kedua dimainkan dengan intensitas tinggi. Woltemade hampir menggandakan keunggulan Stuttgart 10 menit setelah jeda dengan sundulan luar biasa yang ditepis Vandevoordt. Namun, pemain Jerman itu segera mencetak gol keempatnya dalam tujuh pertandingan.
Stuttgart memenangkan bola kembali dengan tekanan tinggi, dan setelah permainan satu sentuhan di sekitar area tersebut, Demirovic menemukan Woltemade, yang melepaskan tembakan rendah dan keras melewati Vandevoordt.
Namun seperti babak pertama, Leipzig kembali menguasai bola dan segera mencetak gol balasan melalui Benjamin Sesko setelah kesalahan Atakan Karazor tepat setelah satu jam pertandingan. Saat Leipzig berusaha menyamakan kedudukan, Leweling-lah yang memberi timnya keunggulan dua gol yang sangat dibutuhkan.
Pemain sayap asal Jerman itu berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat untuk menceploskan bola dari jarak dua yard setelah Leipzig gagal menyapu area tersebut. Setelah diperiksa karena offside, para penggemar VfB menghela napas lega.
Laga berikutnya bagi Stuttgart adalah lawatan ke markas tim terbawah Bochum di Bundesliga, sedangkan Leipzig menjamu Hoffenheim di akhir pekan.
Perjalanan dramatis Argentina hingga perempat final Piala Dunia FIFA 2026 telah memicu kontroversi setelah Mesir… Baca Selengkapnya
Manchester United telah mencapai kesepakatan dengan Chelsea untuk mendatangkan gelandang Brasil Andrey Santos dengan nilai… Baca Selengkapnya
Paris Saint-Germain telah memulai persiapan untuk musim depan dan kini telah mengidentifikasi Maghnes Akliouche sebagai… Baca Selengkapnya
Juara bertahan Argentina menciptakan salah satu kebangkitan terbesar dalam sejarah Piala Dunia FIFA, membalikkan defisit… Baca Selengkapnya
Prancis dan Maroko akan mencetak rekor baru jika salah satu dari mereka lolos ke semifinal… Baca Selengkapnya
Belgia menampilkan performa yang dominan untuk menyingkirkan tuan rumah bersama Amerika Serikat, mengamankan kemenangan 4-1… Baca Selengkapnya