Juventus melanjutkan perjuangan untuk merebut posisi keempat dengan kemenangan 2-0 atas Genoa.
Bianconeri meraih poin maksimal berkat gol cepat dari Gleison Bremer dan Weston McKennie.
Juventus juga meredakan kekhawatiran akan terjadinya comeback setelah pemain pengganti Michele Di Gregorio juga berhasil menyelamatkan tendangan penalti.
Bianconeri turun ke posisi kelima setelah bermain imbang 1-1 dengan Sassuolo, dan hasil imbang Como di Udine memungkinkan mereka untuk memperkecil jarak dengan posisi keempat.
Luciano Spalletti akhirnya memiliki skuad lengkap untuk dipilih setelah Dusan Vlahovic dan Arkadiusz Milik kembali ke bangku cadangan.
Genoa tampil tanpa Brooke Norton-Cuffy, Maxwel Cornet, dan Benjamin Siegrist. Mereka datang ke Turin dengan catatan tiga kemenangan dalam empat pertandingan, yang diakhiri dengan kekalahan di kandang melawan Udinese.
Dalam pertemuan di pinggir lapangan antara Spalletti dan mantan pemain Roma-nya, Daniele De Rossi, sang pelatih meraih poin maksimal.
Juventus hanya membutuhkan empat menit untuk memecah kebuntuan ketika sundulan pertama Gleison Bremer diblokir, Khephren Thuram dan Lloyd Kelly mengembalikannya ke dalam kotak penalti untuk sundulan Bremer lainnya, mengecoh Justin Bijlow dengan pantulan dari Johan Vasquez.
Thuram memiliki kesempatan untuk menggandakan keunggulan mereka, tetapi tembakannya meleset jauh sementara tendangan bebas keras Ruslan Malinovskyi dibelokkan menjadi tendangan sudut.
Tim tuan rumah akhirnya mencetak gol kedua melalui sebuah pergerakan apik yang dimulai oleh Weston McKennie di lingkaran tengah lapangan, yang kemudian mengirimkan bola kepada Francisco Conceicao di sisi kanan.
Pemain Amerika itu melanjutkan larinya dan akhirnya berhasil mencetak touchdown dari umpan balik dari jarak 12 yard menggunakan bagian dalam kaki kanannya.
McKennie mendapat kartu kuning beberapa menit kemudian karena tekel meluncur yang ceroboh terhadap Vasquez. Ini membuatnya diskors untuk pertandingan besar melawan Atalanta.
Tendangan lemah Kenan Yildiz langsung mengarah ke Bijlow. McKennie memiliki kesempatan untuk mencetak gol kedua tetapi menyia-nyiakan peluang luar biasa menjelang akhir babak pertama.
Conceicao melepaskan umpan silang yang secara akrobatik dihalau kembali di garis gawang oleh Kenan Yildiz, tetapi McKennie berhasil menepis tembakannya dari jarak dekat.
Tendangan Conceicao yang menyudut juga melesat di depan gawang dan mengenai tiang belakang.
Di Gregorio masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua karena Mattia Perin mengalami sedikit masalah pada betisnya.
Juve terus berupaya mencari gol ketiga yang bisa mengakhiri pertandingan saat mereka terus menyerang. McKennie melakukan sliding, namun gagal menyambut sundulan Thuram dalam skema tendangan bebas, sementara tendangan keras Jonathan David dari tepi kotak penalti membentur bagian dalam tiang jauh.
Genoa juga menciptakan beberapa peluang, di antaranya tendangan Tommaso Baldanzi yang langsung mengarah ke Di Gregorio, tendangan Vasquez yang berhasil diblokir, serta tendangan voli Vitinha dari sepak pojok.
Vlahovic tidak bisa kembali bermain setelah cedera karena merasakan nyeri di betisnya saat pemanasan, sehingga Spaletti memutuskan untuk memasukkan Milik sebagai gantinya.
Genoa mendapat kesempatan untuk memperkecil selisih skor setelah Bremer menjatuhkan Aaron Martin di dalam kotak penalti. Bek tersebut mendapat kartu kuning setelah intervensi VAR.
Namun Di Gregorio menandai kembalinya yang tak terduga dengan penyelamatan ganda yang luar biasa dari titik penalti, pertama pada tendangan Martin, kemudian juga tendangan voli susulan.
Ini menambah catatan buruk Genoa dalam hal penalti, setelah gagal mengkonversi empat dari delapan penalti Serie A musim ini, dengan empat pemain berbeda yang gagal mengeksekusi.
Pemain pengganti Baldanzi menjadi ancaman bagi Juventus ketika ia dijatuhkan oleh Thuram beberapa inci di luar kotak penalti.
Milik mencoba melambungkan bola dari lingkaran tengah lapangan melewati Bijlow, yang berada di luar garis gawangnya, tetapi kiper Genoa itu bergegas kembali untuk menepis bola.
