Bola

Kai Havertz menghantui mantan klubnya dengan penalti di menit-menit akhir

Dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions yang mendebarkan di BayArena, Arsenal nyaris terhindar dari kekalahan melawan Bayer Leverkusen yang tangguh, berkat penalti dramatis di menit-menit akhir dari Kai Havertz yang mengamankan hasil imbang 1-1.

Tim Jerman, di bawah asuhan Kasper Hjulmand, tampaknya siap membawa keunggulan tipis ke laga balasan di Stadion Emirates setelah sundulan Robert Andrich di babak kedua.

Namun, Havertz, yang kembali menghadapi mantan klubnya, tetap tenang saat mengeksekusi penalti pada menit ke-89 untuk menyamakan kedudukan dan menjaga skor tetap seimbang.

Pertandingan dimulai dengan Leverkusen mendominasi sejak awal, melakukan pressing tinggi dan menciptakan peluang.

Christian Kofane menguji kiper Arsenal, David Raya, dengan tendangan keras pada menit ketujuh, memaksa kiper tersebut melakukan penyelamatan dengan melompat.

Beberapa saat kemudian, Ibrahim Maza melepaskan tendangan keras kaki kiri yang melayang tipis di atas mistar gawang, menandakan niat tuan rumah untuk memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri.

Arsenal mampu menahan tekanan, tetapi hampir saja mencetak gol melalui serangan balik cepat pada menit ke-19.

Viktor Gyokeres dengan cerdik mengoper bola kepada Gabriel Martinelli, yang tendangan melengkung kaki kanannya membentur mistar gawang, membuat lini pertahanan Leverkusen merasa lega.

Babak kedua langsung memanas sejak peluit dibunyikan. Leverkusen mengeksekusi skema sepak pojok yang cerdik, dengan sundulan melengkung Martin Terrier yang membutuhkan penyelamatan akrobatik lainnya dari Raya hanya 10 detik setelah babak kedua dimulai.

Dari tendangan sudut berikutnya, Alejandro Grimaldo mengirimkan umpan silang akurat ke tiang belakang, di mana Andrich melewati penjaga Eberechi Eze dan Jurrien Timber untuk menyundul bola masuk ke gawang, mencetak gol pembuka dan membuat para penonton tuan rumah bersorak gembira.

Arsenal berupaya keras untuk menyamakan kedudukan, tetapi menyia-nyiakan peluang emas enam menit sebelum pertandingan berakhir ketika Timber yang tidak terkawal menyundul bola melewati mistar gawang dari jarak dekat setelah sebuah kerja sama apik dari bola mati.

Tak gentar, The Gunners terus berjuang, dan kegigihan mereka membuahkan hasil di saat-saat terakhir.

Noni Madueke yang dinamis menari-nari di dalam kotak penalti, memaksa Malik Tillman melakukan pelanggaran yang ceroboh. Havertz maju dan dengan tenang menceploskan bola dari titik penalti melewati Janis Blaswich ke sudut kiri bawah gawang.

Hasil ini membuat segalanya masih bisa terjadi di leg kedua, dan Arsenal bersyukur atas aksi heroik Havertz melawan klub masa kecilnya.

Sementara itu, Leverkusen akan menyesali peluang yang terlewatkan tetapi tetap yakin akan kemampuan mereka untuk bersaing di tanah Inggris.

Hasil imbang ini menggambarkan ketidakpastian sepak bola Eropa, di mana perubahan di menit-menit akhir dapat mengubah jalannya cerita.

Kedua tim menampilkan kecerdasan taktis dan kehebatan individu, menyiapkan panggung untuk kesimpulan yang mendebarkan.

Arteta memuji ketahanan timnya, sementara Hjulmand menyoroti kendali Leverkusen sepanjang sebagian besar pertandingan. Para penggemar di seluruh dunia sangat menantikan pertandingan ulang tersebut.

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Spanyol dan Argentina bentrok di final Piala Dunia

Spanyol dan Argentina akan bertemu di final Piala Dunia FIFA 2026 di New York New… Baca Selengkapnya

July 17, 2026

Thomas Tuchel membela taktiknya setelah kalah di semifinal

Pelatih Inggris Thomas Tuchel membela pendekatannya setelah kekalahan 2-1 dari Argentina di semifinal Piala Dunia.… Baca Selengkapnya

July 17, 2026

Prancis dan Inggris berebut medali peringkat ketiga

Prancis dan Inggris berusaha menutup Piala Dunia 2026 dengan hasil positif setelah gagal mencapai final.… Baca Selengkapnya

July 17, 2026

Arsenal siap berpisah dengan winger Belgia

Arsenal telah menyetujui kesepakatan senilai hingga £17 juta untuk menjual penyerang Belgia Leandro Trossard ke… Baca Selengkapnya

July 15, 2026

Traoré bergabung dengan Genoa, Greenwood semakin dekat ke Fenerbahçe

Olympique Marseille mengumumkan kepergian Hamed Junior Traoré dan Mason Greenwood kemungkinan akan segera menyusul. Pemain… Baca Selengkapnya

July 15, 2026

Borussia Dortmund menargetkan tiga pemain berkualitas lagi

Borussia Dortmund menunjukkan kesabaran pada tahap awal bursa transfer musim panas, namun secara aktif merencanakan… Baca Selengkapnya

July 15, 2026