Penyerang remaja Lamine Yamal menyampaikan pesan menantang kepada Atletico Madrid setelah FC Barcelona menderita kekalahan 2-0 di leg pertama pertandingan perempat final Liga Champions UEFA di Camp Nou.
Pemain berusia 18 tahun itu tampak sangat emosional saat peluit akhir dibunyikan, ketika tim asuhan Diego Simeone mengamankan keunggulan penting di laga tandang.
Meskipun kecewa, Yamal dengan cepat berupaya membangkitkan semangat para pendukungnya, menegaskan bahwa peluang untuk menang masih terbuka menjelang leg kedua.
Melalui media sosial, pemain sayap Barcelona itu membagikan pesan persatuan dan keyakinan, mendesak para penggemar untuk terus mendukung tim dalam upaya mereka meraih tempat di semifinal.
“Ini belum berakhir, Culers. Kita akan memberikan segalanya dalam balasan. Bersama-sama, selalu,” kata Yamal.
Hasil tersebut menandai terobosan bersejarah bagi Diego Simeone, yang akhirnya mencatatkan kemenangan tandang pertamanya di Barcelona setelah 19 kali percobaan.
Kemenangan ini menempatkan Atletico dalam kendali penuh atas pertandingan, dengan tim Spanyol tersebut kini menjadi favorit untuk melaju ke babak semifinal kompetisi elit Eropa.
Barcelona, yang kini diasuh oleh Hansi Flick, menghadapi tantangan berat di leg kedua.
Atletico memiliki rekor kandang yang tangguh dalam pertandingan babak gugur Liga Champions, yang membuat tugas klub Catalan ini semakin sulit dalam upaya mereka untuk membalikkan defisit.
Namun, ada kabar positif bagi Barcelona karena Gavi berhasil kembali bermain setelah pulih dari cedera.
Gelandang tersebut tampil sepanjang babak kedua, menandai penampilan terpanjangnya sejak absen selama tujuh bulan, dan memberikan energi serta intensitas di lini tengah.
Kekhawatiran cedera terus meningkat bagi Barcelona menjelang leg kedua yang menentukan.
Frenkie de Jong masih belum bisa bermain, sementara Pedri diragukan tampil setelah diganti pada babak pertama. Barcelona akan menghadapi Espanyol pada hari Sabtu ini di La Liga sebelum leg kedua pada hari Selasa.
Dengan pilihan yang terbatas, Flick mungkin terpaksa merombak lini tengahnya saat Barcelona bersiap menghadapi pertandingan domestik dan laga penting di Eropa.
