Bola

Menganalisis pemecatan Amorim sebagai manajer Manchester United

Ruben Amorim telah dipecat sebagai pelatih kepala Manchester United setelah hanya 14 bulan menjabat, menyusul keretakan hubungan dengan jajaran manajemen klub dan kekhawatiran yang terus berlanjut mengenai taktik dan manajemen skuad.

Pertandingan terakhirnya adalah hasil imbang 1-1 di Premier League melawan Leeds, yang membuat United berada di posisi keenam klasemen tetapi di tengah meningkatnya ketidakpuasan internal terhadap komentar publiknya dan penolakannya untuk mengubah pendekatannya.

Masa jabatan Amorim akan dikenang karena komitmennya yang teguh pada sistem 3-4-3, formasi yang telah ia gunakan dengan sukses di Sporting tetapi terbukti menimbulkan perdebatan di Old Trafford.

Meskipun berulang kali ada seruan dari luar dan dalam untuk fleksibilitas, pelatih asal Portugal itu secara konsisten membela metodenya, bahkan pernah mengatakan bahwa Paus pun tidak dapat membujuknya untuk berubah.

Para eksekutif klub semakin frustrasi ketika ia kembali menggunakan formasi tiga bek setelah sempat beralih ke formasi empat bek pada bulan Desember.

Ketegangan meningkat setelah hasil imbang yang mengecewakan melawan Wolves, tim yang berjuang di dasar klasemen, yang menyebabkan United dicemooh oleh para pendukungnya.

Direktur teknik Jason Wilcox secara pribadi mendesak Amorim untuk menunjukkan fleksibilitas taktis yang lebih besar, saran yang tidak diindahkan.

United melanjutkan sistem yang sama melawan Leeds, yang semakin merusak posisi Amorim di mata para petinggi klub, yang menganggap situasi tersebut tidak dapat dipertahankan.

Meskipun hasilnya tidak konsisten, banyak pemain pada awalnya tetap mendukung, terutama selama pramusim, ketika metode pelatihan Amorim yang detail dan teliti membuat skuad terkesan.

Namun, keputusannya untuk mengasingkan beberapa pemain senior, termasuk Marcus Rashford dan Jadon Sancho, serta kritik publiknya yang blak-blakan terhadap pemain lain menimbulkan kekhawatiran tentang keharmonisan skuad dan pengelolaan aset di dalam klub.

Rekrutmen di bawah kepemimpinan Amorim juga menuai kritik. United menghabiskan lebih dari £200 juta untuk pemain baru, menyetujui kepergian pemain-pemain ternama seperti Rasmus Hojlund, dan mendukung visi pelatih meskipun ada keraguan tentang kesesuaian skuad.

Namun, klub tersebut memblokir rencana transfer kiper Aston Villa, Emiliano Martinez, dan memilih untuk berinvestasi pada talenta muda, yang menyoroti perbedaan yang semakin besar antara Amorim dan para pengambil keputusan di klub tersebut.

Pada Senin pagi di Carrington, Wilcox dan kepala eksekutif Omar Berrada memberi tahu Amorim bahwa ia telah diberhentikan dari tugasnya.

Perhatian kini beralih ke struktur kepemimpinan United, dengan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan tentang keputusan untuk menunjuk Amorim sejak awal dan apakah masalah struktural yang lebih dalam terus merusak klub.

Pencarian pelatih kepala baru sedang berlangsung, tetapi banyak yang percaya bahwa masalah Manchester United jauh melampaui bangku pelatih.

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Manchester United mempertimbangkan Carrick untuk peran permanen

Manchester United akan semakin dekat untuk menunjuk legenda klub Michael Carrick sebagai manajer tetap mereka… Baca Selengkapnya

May 14, 2026

Yildiz: Saya telah menulis Juventus di hati saya

Kenan Yildiz mengatakan bahwa Juventus ada di hatinya setelah menandatangani kontrak jangka panjang yang baru.… Baca Selengkapnya

May 14, 2026

Harapan Leverkusen di Liga Champions bergantung pada seutas benang di tengah krisis cedera

Bayer Leverkusen harus meraih kemenangan melawan Hamburger SV pada hari terakhir musim Bundesliga dan sekaligus… Baca Selengkapnya

May 14, 2026

Ben White dari Arsenal cedera, absen di final Liga Champions

Ben White dipastikan absen dalam pertandingan final Liga Champions UEFA melawan Paris Saint-Germain setelah dilaporkan… Baca Selengkapnya

May 13, 2026

Sang Bijaksana yang Penuh Imajinasi Bersiap Menghadapi Ujian PSG

Manajer RC Lens, Pierre Sage, berencana untuk menciptakan kejutan melawan juara Eropa Paris Saint-Germain dalam… Baca Selengkapnya

May 13, 2026

Cedera yang dialami Davies menimbulkan kekhawatiran karena Bayern tetap berhati-hati

Cedera terbaru yang dialami Alphonso Davies telah memicu kekhawatiran yang signifikan di Bayern Munich, karena… Baca Selengkapnya

May 13, 2026