Tenis

Dan Evans Mempertahankan Jalur Kemenangan Setelah Mengalahkan Frances Tiafoe di European Open

Petenis Inggris Dan Evans telah memenangkan dua pertandingan berturut-turut setelah mengatasi tantangan pemain Amerika Frances Tiafoe di European Open di Antwerp.

Sejak dimulainya kembali ATP Tours setelah jeda virus corona pada bulan Agustus, Evans mampu merangkai kemenangan beruntun untuk pertama kalinya. Prestasi ini sekarang mengulang kembali enam turnamen sebelumnya saat ia tampil di semifinal Dubai pada Februari.

Evans, pemain nomor satu Inggris, kini memenangkan pertandingan berturut-turut di ATP Tour untuk pertama kalinya sejak Februari. Kemenangan itu memberinya tiket perempat final Eropa Terbuka.

Pemain nomor 35 dunia itu mengalahkan petenis Amerika 7-6 (7-3) 6-2 di Antwerp untuk bertemu dengan unggulan ketiga asal Rusia Karen Khachanov atau petenis Belgia Zizou Bergs di delapan besar.

Dalam pertandingan terakhirnya, petenis berusia 30 tahun itu mengakhiri kekalahan lima pertandingan dengan kemenangan tiga set atas petenis kualifikasi Italia Salvatore Caruso di babak pembukaan Eropa Terbuka.

Evans kalah pada putaran pertama dari tiga turnamen lapangan tanah liat yang ia ikuti. Ia terakhir kali dikalahkan melawan Stan Wawrinka di St Petersburg minggu lalu.

Kemenangan terakhirnya terjadi pada 1 September di AS Terbuka sebelum mengalahkan petenis Italia 6-2 3-6 6-3.

Mengalahkan Taifoe yang merupakan petenis peringkat 63 dunia di babak kedua diharapkan bisa menjadi pendorong kepercayaan diri bagi pemain berusia 30 tahun itu.

Pemain Inggris lainnya, Cameron Norrie, mendapat tiket putaran kedua dengan kemenangan 6-3 7-6 (7-4) atas petenis kualifikasi lainnya, Emil Ruusuvuori, untuk bertemu dengan unggulan kelima Milos Raonic atau mantan pemain Inggris Aljaz Bedene.

Menjadi pemenang gelar Antwerpen dalam dua tahun terakhir, dia bisa menjadikannya gelar ke tiga. Pemain Inggris lainnya yang telah mengangkat gelar termasuk Kyle Edmund pada 2018 dan Andy Murray tahun lalu.

Sementara itu, pemain berusia 30 tahun itu sedang mencari pelatih baru tahun depan setelah kemitraannya yang sukses dengan Mark Hilton akan segera berakhir. Disimpulkan bahwa ini adalah kesepakatan bersama.
Hilton akan kembali bekerja penuh waktu untuk Lawn Tennis Association pada akhir musim.

Petenis nomor satu Inggris di bawah pelatih dalam 12 bulan terakhir, mencapai peringkat tertinggi dalam karirnya ke-28.

Ditulis oleh Oladipupo Mojeed

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Mudryk kembali memperkuat Chelsea dalam kekalahan pramusim melawan Juventus

Chelsea FC mengalami kekalahan 1-0 dari Juventus FC dalam pertandingan persahabatan pramusim di Hong Kong… Baca Selengkapnya

August 6, 2026

Juventus ingin meminjam Zirkzee

Juventus dikabarkan tertarik untuk mendatangkan striker Manchester United, Joshua Zirkzee. Klub Turin itu telah mendatangkan… Baca Selengkapnya

August 6, 2026

Bayer Leverkusen mengamankan Gutierrez sebagai pengganti Grimaldo

Bayer Leverkusen telah menyelesaikan perekrutan bek kiri Spanyol Miguel Gutierrez dari Napoli, mendatangkan pemain berpengalaman… Baca Selengkapnya

August 6, 2026

FA siap menarik dukungan untuk Presiden FIFA Gianni Infantino

Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) akan menarik dukungannya kepada Presiden FIFA Gianni Infantino menyusul kegagalan… Baca Selengkapnya

August 4, 2026

Celtic siap meningkatkan tawaran untuk Mika Baur

Celtic tampaknya semakin mendekati nilai transfer yang ditetapkan SC Paderborn untuk gelandang Mika Baur. Pemain… Baca Selengkapnya

August 4, 2026

PSG mempercepat pembicaraan soal Suzuki; mungkin akan menjual Barcelona

Saat Paris Saint-Germain bersiap untuk mempercepat negosiasi untuk kiper Parma, Zion Suzuki, mereka juga berpotensi… Baca Selengkapnya

August 4, 2026