Manajer Newcastle United, Eddie Howe, mendesak para pemainnya untuk tampil maksimal menjelang pertandingan yang ia sebut sebagai “pertandingan terbesar dalam sejarah klub” ketika mereka menghadapi FC Barcelona di leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA pada hari Selasa di St. James’ Park.
Newcastle United memasuki laga akbar Eropa setelah tersingkir dari Piala FA dengan kekecewaan akibat kekalahan dari Manchester City.
Namun, Howe menantang skuadnya untuk segera melupakan kekecewaan di kompetisi domestik dan memfokuskan perhatian mereka pada pertandingan bersejarah di Eropa melawan raksasa Spanyol tersebut.
Berbicara menjelang pertandingan, Howe mengakui rasa frustrasi seputar tersingkirnya mereka dari Piala FA, tetapi menekankan bahwa pertandingan Liga Champions ini menghadirkan kesempatan langka bagi klub.
Ia menekankan bahwa Newcastle belum pernah berada di posisi ini sebelumnya dalam kompetisi ini dan mendesak para pemainnya untuk menerima pentingnya momen ini daripada terus memikirkan kemunduran baru-baru ini.
Kebangkitan luar biasa Newcastle sejak pengambilalihan oleh Public Investment Fund telah mengubah klub dari tim yang berjuang menghindari degradasi menjadi kandidat Liga Champions.
Menjamu juara Eropa lima kali, Barcelona, dalam pertandingan babak gugur merupakan tonggak sejarah bagi klub dan para pendukungnya, menjadikan momen ini sebagai salah satu malam paling penting dalam sejarah modern klub.
Terlepas dari antusiasme tersebut, Howe mengakui bahwa skuadnya telah kewalahan oleh jadwal yang padat, karena Newcastle bermain terus menerus sejak November tanpa jeda satu minggu pun.
Sang manajer mengatakan timnya perlu menemukan energi ekstra dan memberikan penampilan yang melampaui apa pun yang telah mereka hasilkan musim ini jika ingin mengalahkan Barcelona.
Barcelona, yang diasuh oleh Hansi Flick, menghadapi pertandingan ini dengan penuh kehati-hatian. Gelandang Fermín López mengakui tantangan menghadapi gaya permainan fisik Newcastle dan atmosfer yang mengintimidasi di St. James’ Park.
Tim asal Catalan, yang saat ini memimpin La Liga, mungkin akan mengadopsi pendekatan taktis yang lebih pragmatis di Inggris karena mereka bertujuan untuk menghindari awal yang cepat dari tuan rumah dan mengamankan hasil positif di leg pertama.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menyerukan kepada para pemainnya untuk menunjukkan "tanpa rasa takut, semangat murni"… Baca Selengkapnya
AC Milan mengincar Leonardo Spinazzola setelah masa depannya di Napoli semakin tidak pasti. Yang membuat… Baca Selengkapnya
Paris Saint-Germain akan menghadapi Real Madrid atau Bayern Munich di semifinal Liga Champions setelah mengalahkan… Baca Selengkapnya
Endrick dikabarkan akan kembali diintegrasikan ke dalam skuad Real Madrid untuk musim 2026–27, dengan klub… Baca Selengkapnya
Paris Saint-Germain juga sedang menyiapkan kesepakatan baru untuk Bradley Barcola dan Senny Mayulu, sementara pembicaraan… Baca Selengkapnya
Laporan terbaru menunjukkan bahwa Celtic termasuk di antara sejumlah klub yang memantau dengan cermat bek… Baca Selengkapnya