Ghana sedang mempersiapkan diri untuk pertandingan penentu Grup L melawan Inggris setelah membuka kampanye mereka dengan kemenangan 1-0 yang diraih dengan susah payah atas Panama.
Pelatih kepala Carlos Queiroz menyatakan kepuasannya atas kemajuan tim dan percaya bahwa Black Stars akan terus berkembang seiring dengan semakin nyamannya mereka dengan pendekatan taktis yang diterapkannya.
Pelatih asal Portugal itu menekankan bahwa perkembangan adalah proses bertahap, tetapi tetap yakin timnya mampu menghadapi tantangan tersebut.
Queiroz juga berupaya menginspirasi para pemain dan pendukungnya menjelang pertandingan melawan Inggris, dengan pernyataan terkenalnya bahwa sementara Inggris memiliki “tiga singa” di seragam mereka, Ghana memiliki “33 juta singa” di belakang mereka.
Manajer berpengalaman itu yakin Black Stars memiliki disiplin, karakter, dan tekad yang dibutuhkan untuk bersaing dengan salah satu favorit turnamen, dan mengetahui bahwa hasil positif dapat secara signifikan meningkatkan peluang mereka untuk mencapai babak gugur.
Saat babak penyisihan grup memasuki fase penentu, kedua negara Afrika tersebut telah muncul sebagai kisah menarik di turnamen ini.
Cape Verde mengincar salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Piala Dunia saat mereka menargetkan kualifikasi di penampilan debut mereka, sementara Ghana berupaya membangun momentum di bawah asuhan Queiroz dan membuktikan bahwa mereka mampu menantang elit sepak bola.
Sementara itu, pelatih Tanjung Verde, Pedro “Bubista” Brito, memuji semangat juang para pemainnya setelah mereka dua kali bangkit dari situasi sulit untuk meraih poin berharga melawan Uruguay.
Tim debutan turnamen ini kini telah menahan imbang Spanyol dan Uruguay di Grup H, menempatkan mereka di ambang kualifikasi bersejarah ke babak gugur.
Bubista mengatakan timnya telah menunjukkan bahwa tekad, organisasi, dan keyakinan dapat membantu negara-negara kecil bersaing dengan kekuatan tradisional sepak bola.
Tim Blue Sharks kembali menampilkan performa yang tak terlupakan saat Kevin Pina mencetak gol pertama Tanjung Verde di Piala Dunia dengan tendangan bebas yang menakjubkan, sebelum Helio Varela mencetak gol peny equalizer di babak kedua.
Hasil tersebut membuat Tanjung Verde tetap tak terkalahkan di turnamen dan tetap berpeluang lolos ke babak 32 besar.
Bubista menekankan bahwa para pemainnya terus bermimpi besar meskipun sumber daya negara terbatas, dan menegaskan bahwa semangat dan komitmen dapat mengatasi kekurangan finansial dan struktural.
Tanjung Verde akan menghadapi Arab Saudi selanjutnya dan kemenangan melawan tim Asia tersebut akan mengamankan tempat di babak 32 besar bagi mereka.
