Auston Trusty absen dari latihan Celtic pada hari Senin, yang merupakan kemunduran signifikan hanya satu hari sebelum leg pertama babak play-off Liga Champions melawan LASK di Austria pada hari Selasa.
The Hoops menyelesaikan sesi latihan mereka di Paradise sebelum terbang pada malam itu, tetapi absennya bek tengah asal Amerika itu menimbulkan keraguan serius tentang ketersediaannya untuk pertandingan penting di Eropa tersebut.
Dengan Trusty absen, Liam Scales kini menjadi favorit utama untuk berpasangan dengan Cameron Carter-Vickers di lini pertahanan tengah.
Celtic tampil solid di lini belakang sejauh musim ini, hanya kebobolan satu kali dalam empat pertandingan pembuka mereka di semua kompetisi.
Trusty sendiri bermain penuh selama 90 menit dalam tiga pertandingan tersebut. Satu-satunya pengecualian terjadi pada kemenangan Premier Sports Cup atas Dundee United di Tannadice, di mana ia digantikan oleh Dane Murray setelah 67 menit.
Sang pemain bertahan menjalani musim panas yang sibuk karena tugas internasional bersama Amerika Serikat.
Ia tampil dalam pertandingan persahabatan melawan Senegal dan Jerman pada bulan Mei dan Juni, bermain selama 45 dan 27 menit berturut-turut, sebelum masuk sebagai pemain pengganti selama 10 menit melawan Australia di Piala Dunia dan bermain penuh selama 90 menit melawan Turki, di mana ia mencetak gol.
Trusty tidak tampil selama pramusim Celtic dan diragukan untuk pertandingan melawan Dundee pada 3 Agustus setelah baru bergabung kembali dengan skuad minggu itu. Namun sejak saat itu, ia selalu menjadi starter dalam setiap pertandingan kompetitif.
Terlepas apakah masalah yang sedang dihadapi bersifat ringan atau lebih serius, hal ini menyoroti betapa sedikit waktu pemulihan yang diberikan kepada para pemain.
Celtic memberi Trusty waktu istirahat yang lebih panjang, tetapi jadwal Piala Dunia yang padat membuatnya hanya memiliki sedikit kesempatan untuk beristirahat sebelum langsung kembali berlaga di kompetisi domestik dan Eropa.
Situasi ini mirip dengan masalah cedera yang baru-baru ini dialami Alistair Johnston. Kedua pemain tersebut tampil di Piala Dunia dan kini mengalami kemunduran di awal kampanye.
Hal ini sekali lagi memunculkan pertanyaan tentang bagaimana FIFA dan badan pengatur sepak bola menyeimbangkan tuntutan kalender yang terus berkembang dengan kesejahteraan pemain. Terlepas dari gaji yang tinggi, waktu pemulihan semakin menyempit, dan kekhawatiran cedera terus meningkat.
