Roberto De Zerbi menyoroti “hubungan istimewanya” dengan Xavi Simons setelah penampilan impresif playmaker Tottenham tersebut dalam pertandingan Liga Premier yang berakhir imbang 2-2 antara Tottenham dan Brighton pada April 2026.
Pelatih Spurs memuji kreativitas pemain internasional Belanda itu tetapi menegaskan masih banyak lagi yang bisa diharapkan karena klub tersebut berjuang untuk menghindari degradasi.
Manajer asal Italia itu yakin bahwa latar belakangnya sebagai gelandang kreatif telah membantunya membangun pemahaman yang kuat dengan Simons dengan cepat.
Menurut De Zerbi, kesamaan antara cara dia bermain dulu dan peran yang diemban Simons saat ini telah membuat komunikasi dan kepercayaan terjalin secara alami.
Simons, 22 tahun, menjadi pusat ancaman serangan Tottenham melawan Brighton. Ia memberikan assist untuk gol pembuka Pedro Porro sebelum mencetak gol menakjubkan pada menit ke-77, yang menggarisbawahi pentingnya perannya di sepertiga lapangan akhir.
Berbicara tentang hubungan mereka, De Zerbi menyatakan bahwa pengalamannya sebagai mantan pemain nomor 10 memberinya wawasan unik tentang pemain dengan profil tersebut.
Ia menekankan bahwa gelandang serang harus berkontribusi langsung dengan gol dan assist, bukan hanya fokus pada permainan yang penuh gaya.
Sejak kepindahannya dari RB Leipzig dengan nilai transfer yang dilaporkan sebesar £52 juta, Simons telah mencetak dua gol dan lima assist dalam 27 penampilan di Premier League.
Meskipun merasa optimis dengan performanya belakangan ini, De Zerbi menegaskan bahwa konsistensi dalam penyelesaian akhir sangat dibutuhkan agar ia bisa mendapatkan tempat reguler di starting lineup.
Situasi Tottenham tetap genting, dengan klub tersebut saat ini berada di peringkat ke-18 klasemen dan masih mencari kemenangan liga pertama mereka di tahun 2026.
Perjalanan penting untuk menghadapi Wolverhampton Wanderers menanti, dan dengan serangkaian pertandingan sulit di depan, mengamankan tiga poin bisa menjadi sangat penting dalam perjuangan mereka untuk bertahan di Liga Premier.
Sementara itu, Manchester City akan bertandang ke Burnley pada hari Rabu dengan harapan dapat menyamai poin Arsenal dalam perebutan gelar Liga Premier. Kemenangan bagi City kemungkinan akan menempatkan mereka di puncak klasemen berdasarkan selisih gol.
