Bola

Maresca dijatuhi hukuman larangan bermain satu pertandingan akibat insiden selebrasi Liverpool

Pelatih kepala Chelsea Enzo Maresca telah dijatuhi larangan mendampingi di pinggir lapangan satu pertandingan dan denda sebesar £8.000 menyusul kartu merah yang diterimanya dalam kemenangan dramatis di Liga Primer atas Liverpool awal bulan ini.

Pemain Italia itu diusir keluar lapangan pada masa tambahan waktu setelah meninggalkan area teknisnya untuk merayakan gol kemenangan Estevao Willian pada menit ke-95 melawan juara bertahan di Stamford Bridge.

Menurut pernyataan Asosiasi Sepak Bola (FA), Maresca didakwa dengan “bertindak dengan cara yang tidak pantas dan/atau menggunakan kata-kata dan/atau perilaku kasar dan/atau menghina” selama pertandingan.

Insiden itu terjadi sekitar menit ke-96, beberapa saat setelah Chelsea memastikan kemenangan krusial 2-1. Manajer Chelsea mengakui pelanggaran tersebut dan menerima penalti standar tanpa perlawanan.

Maresca sebelumnya telah menerima kartu kuning karena protes pada pertandingan yang sama, yang memperparah masalah disiplin yang dihadapinya.

Ketidakhadirannya berarti asisten pelatih Willy Caballero diperkirakan akan memimpin The Blues dari pinggir lapangan saat mereka bertandang menghadapi Nottingham Forest di City Ground pada hari Sabtu.

Pertandingan ini akan mempertemukan Chelsea dan timnya untuk mempertahankan momentum setelah dua kemenangan liga berturut-turut.

Skorsing ini menandai larangan bermain di pinggir lapangan yang kedua bagi Maresca sejak mengambil alih kendali Chelsea pada Juni 2024, menyusul kepindahannya dari Leicester City.

Pria berusia 45 tahun itu pertama kali menjalani larangan satu pertandingan pada April 2025 setelah menerima kartu kuning ketiganya musim ini karena merayakan gol kemenangan Pedro Neto di menit akhir melawan Fulham.

Meskipun mengalami kemunduran disiplin, masa bakti Maresca di Chelsea telah ditandai dengan kemajuan yang stabil. Penekanannya pada penguasaan bola dan disiplin taktis telah mulai membuahkan hasil, dengan klub tersebut naik di klasemen Liga Primer setelah awal musim yang beragam.

Keputusan FA ini berfungsi sebagai pengingat penegakan ketat perilaku area teknis musim ini, dengan beberapa manajer Liga Primer diperingatkan atau dilarang karena perayaan emosional.

Penangguhan Maresca menggarisbawahi batas tipis antara gairah dan profesionalisme saat Chelsea melanjutkan upaya mereka untuk finis di empat besar.

Related Post
Bagikan
Diterbitkan oleh
Id._.DaFaNeWs

Tulisan Terbaru

Tottenham menahan imbang Manchester City dengan skor 2-2

Tottenham Hotspur bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk meraih hasil imbang 2-2 di Liga Premier… Baca Selengkapnya

February 2, 2026

Mbappe mencetak gol penalti di menit-menit akhir untuk menjaga Real Madrid tetap dalam persaingan perebutan gelar

Real Madrid mengalahkan Rayo Vallecano yang sedang kesulitan dengan kemenangan dramatis 2-1 di Bernabéu, yang… Baca Selengkapnya

February 2, 2026

Como gagal mengeksekusi penalti, ditahan imbang oleh Atalanta

Atalanta yang bermain dengan sepuluh pemain mampu menahan Como FC dengan hasil imbang tanpa gol… Baca Selengkapnya

February 2, 2026

Aston Villa mengamankan kemenangan comeback untuk mengakhiri fase Liga Europa dengan kuat

Aston Villa bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Red Bull Salzburg 3-2 di Villa… Baca Selengkapnya

January 30, 2026

Liga Europa: Roma mengamankan posisi delapan besar

AS Roma pada Kamis malam lolos ke babak 16 besar Liga Europa UEFA setelah ditahan… Baca Selengkapnya

January 30, 2026

Mbappé melontarkan kritik keras kepada Real Madrid setelah hasil mengecewakan di babak playoff Liga Champions.

Kylian Mbappé memberikan penilaian pedas terhadap mentalitas Real Madrid setelah kekalahan telak mereka di Liga… Baca Selengkapnya

January 30, 2026