Manajer Real Madrid, José Mourinho, mengkritik kinerja wasit setelah timnya mengalami kekalahan 2-1 dari Atlético Madrid dalam derbi Madrid.
Mourinho tiba di konferensi pers pasca pertandingan sambil membawa selembar kertas yang menunjukkan dua insiden yang menurutnya seharusnya mengakibatkan pemain Atlético diusir dari lapangan selama babak pertama.
Insiden pertama melibatkan Jude Bellingham dan Cristian Romero pada menit ke-37, ketika kedua pemain tersebut memperebutkan bola lepas.
Bellingham awalnya diberi kartu kuning, tetapi VAR membatalkan keputusan tersebut, sementara Romero mendapat kartu kuning setelah tayangan ulang menunjukkan adanya kontak antara sepatu bolanya dengan lutut Bellingham.
Mourinho juga menunjuk pada pelanggaran yang dilakukan Lee Kang-in terhadap Federico Valverde, yang menurutnya pantas mendapatkan kartu merah langsung.
Mourinho mengatakan bahwa keputusan-keputusan tersebut memiliki pengaruh besar pada pertandingan, terutama setelah Real Madrid kemudian kehilangan Dean Huijsen yang diusir keluar lapangan menyusul tinjauan VAR.
Dia berpendapat bahwa timnya bisa saja menghadapi babak kedua yang sangat berbeda jika Atlético bermain dengan sembilan pemain.
Namun, manajer asal Portugal itu memuji para pemainnya atas komitmen dan performa mereka, terutama selama babak pertama.
Pelatih Atlético, Diego Simeone, menolak fokus pada kontroversi wasit dan mengatakan timnya mengendalikan pertandingan.
Pelatih asal Argentina itu memuji organisasi pertahanan, kerja sama tim, dan upaya kolektif para pemainnya, sambil mengakui ancaman yang ditimbulkan oleh para pemain penyerang Real Madrid dan kemampuan mereka untuk melakukan transisi dengan cepat.
Kekalahan ini merupakan kekalahan kedua Real Madrid musim ini setelah sebelumnya kalah 1-0 dari Real Betis.
Mereka kini berada di posisi keempat di La Liga, sementara Atlético menempati posisi kedua, lima poin di belakang pemimpin klasemen Barcelona.
Namun, Mourinho menekankan bahwa musim masih dalam tahap awal dan hasil akhirnya akan lebih penting daripada klasemen saat ini.
Mourinho juga mengatakan bahwa ia ingin percaya bahwa keputusan-keputusan kontroversial itu hanyalah kesalahan, bukan kesalahan yang disengaja.
Dengan La Liga yang kini memasuki jeda internasional, kedua klub Madrid akan memiliki waktu untuk berkumpul kembali sebelum pertandingan liga dilanjutkan pada 9 Oktober.
